Kemenag Jombang Fokus Manasik Jelang Pelaksanaan Musim Haji 2025

Manasik Haji dilakukan untuk memastikan kesiapan Calon Jamaah Haji menjalankan serangkaian kegiatan ibadah di Tanah Suci Mekah.

16 Apr 2025 - 18:15
Kemenag Jombang Fokus Manasik Jelang Pelaksanaan Musim Haji 2025
Kepala Kemenag Jombang, Muhajir saat memberikan keterangan kepada Wartawan. (Fredi/SJP)

JOMBANG, SJP - Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, Muhajir memastikan pelaksanaan musim haji 2025 mendatang, tetap berjalan sesuai rencana. Kini seluruh jamaah tengah melakukan upaya pelunasan biaya dan mengikuti kegiatan manasik di tingkat kecamatan. 

Mengenai pelunasan sudah masuk tahap kedua dengan tenggat waktu pelunasan hingga tanggal 17 April 2025. Sementara mengenai kesiapan jamaah saat menjalankan ibadah di tanah suci, Kemenag Jombang tengah memfasilitasi kegiatan manasik haji. 

"Alhamdulillah, untuk persiapan haji tahun 2025, fokus kami saat ini adalah pelaksanaan manasik haji di tingkat kecamatan," ucap Muhajir dalam pesan kepada wartawan, Rabu (16/4/2025). 

Pilihan untuk fokus pada kegiatan manasik agar para jamaah memiliki kesiapan untuk pemberangkatan pada gelombang pertama, kloter-kloter awal. 

"Sembari proses pelunasan tahap 2 masih berlangsung, kami terus mematangkan pemahaman para calon jamaah agar siap diberangkatkan pada gelombang pertama dengan kloter-kloter awal." ungkapnya. 

Manasik Akbar gelombang pertama sudah dilaksanakan pada 10 April 2025 lalu dan akan menyusul pelaksanaan manasik haji akbar gelombang kedua pada tanggal 19 April 2025 mendatang bertempat di Alun-Alun Jombang. 

"Rangkaian manasik haji di Jombang dibagi menjadi dua sesi di tingkat kabupaten dan enam sesi yang tersebar di seluruh kecamatan," bebernya. 

Informasi terbaru untuk jamaah haji yang masuk pada kuota Haji 2025 namun dinyatakan meninggal dunia dapat digantikan oleh ahli waris keluarga bersangkutan. 

"Kami informasikan bahwa jamaah haji yang masuk dalam kuota tahun 2025 namun meninggal dunia, dapat digantikan oleh ahli warisnya," ujarnya. 

Mengenai petugas haji dengan komposisi satu ketua kloter, satu pembimbing ibadah haji, satu dokter, dan dua paramedis daru kemenag akan terus diupayakan. Kendati sebelumnya ada permintaan dari otoritas Arab Saudi untuk adanya pembatasan kuota. 

"Upaya pemenuhan komposisi ideal terus kami lakukan. Insya Allah, kami berharap dapat kembali memberangkatkan satu ketua kloter, satu pembimbing ibadah haji, satu dokter, dan dua paramedis dari Kemenag. Kami juga berkoordinasi dengan teman-teman dari kesehatan untuk potensi penambahan petugas," tandasnya. 

Pihaknya berharap pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2025 tidak ada kendala berarti. Kemenag Jombang bisa tetap memberikan pelayanan kepada Calon Jamaah Haji (CJH) sesui prosedur dan tahapan yang ada. (*) 

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow