Disnaker Kabupaten Blitar Buka Pelatihan Barista, Peserta Lulus Dapat Sertifikat Kompetensi

Bagi peserta pelatihan kerja akan mendapat sejumlah fasilitas dari Disnaker Kabupaten Blitar. Seperti uang saku, modul pelatihan, sertifikat kompetensi, sertifikat pelatihan, kaos pelatihan, bantuan alat penunjang dan magang di perusahaan

16 Apr 2025 - 17:47
Disnaker Kabupaten Blitar Buka Pelatihan Barista, Peserta Lulus Dapat Sertifikat Kompetensi
Plt Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar Nanang Adi secara resmi membuka kegiatan pelatihan kerja Barista. (Foto : Ninda Kinanti)

BLITAR, SJP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) resmi membuka pelatihan kerja barista pada Rabu (16/4/2025) pagi dan diikuti oleh 20 peserta.

Pelatihan kerja ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dan pengurangan angka pengangguran di Kabupaten Blitar. Kegiatan ini dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025.

Plt Kepala Disnaker Kabupaten Blitar, Nanang Adi mengatakan, pelatihan kerja digelar selama 10 hari. Kemudian akan diberikan waktu 5 hari bagi peserta untuk mengikuti magang kerja.

Dalam pelaksanaannya, Disnaker Kabupaten Blitar bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

"Hari ini dibuka pelatihan kerja dengan skema barista untuk 20 peserta dan berlangsung selama 10 hari ke depan. Kami menghadirkan LPK dan BNSP," kata Nanang Adi, Rabu (16/4/2025).

Selama pelatihan kerja berlangsung, para peserta akan mengikuti bimbingan secara detail dan nantinya akan diberikan kesempatan untuk terjun langsung ke lapangan atau menjalani magang kerja.

Nanang menyebut, peserta juga akan menjalani uji kompetensi. Yang dinyatakan lulus dan berkompeten akan menerima sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh BNSP.

Sertifikat kompetensi ini bisa dimanfaatkan peserta untuk mencari kerja maupun berwirausaha sendiri dan bisa merekrut tenaga kerja.

"Sertifikat yang diterbitkan itu tarafnya nasional. Jadi bisa dimanfaatkan untuk mencari kerja di mana pun di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun. Hasil evaluasi tahun lalu sekitar 80-90 persen peserta yang mengikuti program ini sudah bekerja," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Latprotrans) Disnaker Kabupaten Blitar, Latip Usman menerangkan, tahun ini, pihaknya mendapat alokasi DBHCHT sebesar Rp 1,5 miliar.

Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk menggelar program pelatihan kerja secara gratis untuk masyarakat. Ada 8 jenis pelatihan kerja yang akan digelar.

Pada batch pertama, ada 4 jenis pelatihan. Yakni barista, make up artist (MUA), digital marketing dan refrigerasi domestik atau teknisi mesin cuci serta peralatan listrik rumah tangga. Sementara 4 jenis pelatihan pada batch kedua masih dibahas.

Empat jenis pelatihan kerja itu digelar pada waktu dan tempat yang berbeda. Untuk pelatihan kerja barista akan digelar di Kanigoro dan sudah dimulai hari ini.

Kemudian, pelatihan digital marketing akan dilaksanakan di Srengat. Sementara pelatihan MUA akan berlangsung di Sanankulon.

“Kemudian pelatihan refrigerasi domestik atau teknisi mesin cuci serta peralatan listrik akan digelar di Talun," terang Latip.

Bagi peserta pelatihan kerja akan mendapat sejumlah fasilitas dari Disnaker Kabupaten Blitar. Seperti uang saku, modul pelatihan, sertifikat kompetensi, sertifikat pelatihan, kaos pelatihan, bantuan alat penunjang dan magang di perusahaan. (adv)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow