Kekurangan 6 Dokter Desa, Pemkot Batu Siapkan Penambahan dan Perkuat Layanan Home Care

Dengan penambahan tenaga dokter, penguatan fasilitas puskesmas, serta perluasan layanan home care hingga polindes, Pemkot Batu menargetkan layanan kesehatan semakin merata dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah desa yang selama ini belum terfasilitasi optimal

17 Mar 2026 - 18:59
Kekurangan 6 Dokter Desa, Pemkot Batu Siapkan Penambahan dan Perkuat Layanan Home Care
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto (Dok/Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Pemerintah Kota Batu terus menggenjot pemerataan layanan kesehatan hingga tingkat desa. Saat ini, dari total kebutuhan tenaga medis di desa, masih terdapat kekurangan enam dokter yang belum terdistribusi.

Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto pada Selasa (17/3/2026) mengungkapkan hingga kini sebanyak 18 dokter telah ditempatkan untuk melayani 18 desa. Namun, masih ada enam desa yang belum terfasilitasi tenaga dokter secara optimal.

“Kami terus melakukan upaya meningkatkan kesehatan di Kota Batu. Saat ini ada 18 dokter yang melayani 18 desa, dan masih kurang enam dokter lagi, artinya ada enam desa yang belum terfasilitasi dan kami targetkan rampung di tahun ini," ujarnya.

Untuk mengatasi kekurangan tersebut, Pemkot Batu berencana menambah tenaga dokter secara bertahap agar seluruh desa dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang merata.

Selain itu, penguatan fasilitas layanan juga dilakukan dengan rencana penambahan poli gigi di setiap puskesmas. Langkah ini diharapkan dapat memperluas cakupan pelayanan kesehatan dasar, khususnya kesehatan gigi dan mulut yang selama ini masih terbatas di beberapa wilayah.

Di sisi lain, Pemkot Batu juga terus mengembangkan layanan home care yang saat ini telah dijalankan oleh seluruh puskesmas. Program ini menyasar masyarakat yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan secara langsung.

Ke depan, layanan home care akan diperluas hingga tingkat polindes dengan fokus pada kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.

“Semua puskesmas sudah melakukan home care, selanjutnya akan kami telusuri hingga polindes, terutama untuk melayani lansia dan disabilitas,” tambah politisi Gerindra tersebut.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Batu dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis wilayah, sekaligus memastikan kelompok rentan tetap mendapatkan akses pelayanan yang layak. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow