Jejak Peninggalan Tentara Jepang di Bondowoso, Pillbox atau Ruang Semedi Kaum Tionghoa?

Jika sekilas dari bentuknya, bangunan ini mirip dengan Pillbox Jepang. Namun, ada tulisan Cina dan ditemukan gerabah di dalam ruangan.

22 Feb 2025 - 17:01
Jejak Peninggalan Tentara Jepang di Bondowoso, Pillbox atau Ruang Semedi Kaum Tionghoa?
Bangunan yang diduga Pillbox Jepang ditemukan dei Desa Tamanan Kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso, yang masih diteliti oleh tim cagar budaya dari Disparbudpora (Foto: Disparbudpora/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Sisa-sisa peninggalan tentara Jepang saat menduduki Indonesia di masa Perang Dunia II dari bulan Maret 1942 hingga September 1945,  sampai saat ini masih ada.

Peninggalan tentara negeri matahari terbit ini tersebar hampir di seluruh wilayah Nusantara. Salah satunya adalah Pillbox Jepang yang dulunya dibangun olen tentara sebagai tempat pertahanan.

Bahkan, bangunan mungil sebagai tempat bertahan ini menjadi cagar budaya di beberapa wilayah di Indonesia. Karena, sampai saat ini bangunannya masih utuh dan memiliki nilai sejarah.

Ciri-ciri Pillbox Jepang 

Pillbox Jepang adalah bangunan pertahanan yang dibuat oleh tentara Jepang pada masa pendudukannya di Indonesia. Bangunan ini merupakan cagar budaya yang berasal dari masa Perang Dunia II yang memiliki ciri-ciri :

•    Terbuat dari beton atau cor-coran dan besi
•    Berbentuk lingkaran, persegi enam, segi lima, huruf J, atau persegi delapan
•    Memiliki lubang pengintai dan pintu masuk
•    Memiliki ruangan di dalamnya
•    Memiliki lapisan-lapisan yang terlihat dari sisi luar

Ada Bangunan Mirip Pillbox di Tamanan Bondowoso

Baru-baru ini warga Desa Tamanan, Kecamatan Tamanan dihebohkan dengan penemuan sebuah bangunan yang mirip dengan pillbox tentara Jepang, yang dibangun pada era penjajahan, tahun 1942-1945.

Untuk memastikan bangunan tersebut, Tim Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso langsung mendatangi dan melakukan observasi pada bangungan tersebut, pada Kamis (20/2/2025). 

Bangunan yang sempat menghebohkan warga setempat itu, sekilas memang memiliki ciri khas yang hampir sama dengan bangunan pertahanan tentara Jepang dan diperkirakan dibangun pada abad 19, saat Jepang menjajah Indonesia.

Namun, Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Disparbudpora Bondowoso, Heri Kusdaryanto, meragukan jika bangunan tersebut adalah Pillbox Jepang. Oleh sebab itu, dirinya langsung melakukan penelitian, dan pengukuran bangunan itu. 

“Meskipun banyak yang menduga temuan ini adalah pillbox. Namun, kami masih meragukan itu. Sementara, hanya dugaan jika bangunan itu adalah pillbox,” kata Heri saat dihubungi suarajatimpost.com, Sabtu (22/2/2025).

Ada Keraguan dan Diduga Tempat Semedi Kaum Tionghoa

Keraguan atas bangunan yang diduga pillbox semakin kuat, setelah tim Disparbudpora Bondowoso melakukan pendalaman, mulai dari bahan bangunan dan barang-barang yang ada di dalam bangunan.

Menurut Heri Kusdaryanto, berdasarkan dari bangunan pillbox yang ada di beberapa wilayah, seperti di Ambon, bangunan pertahanan tentara jepang ini biasanya dibangun dengan kuat, menggunakan cor beton.

“Kami ragu, karena temuan bangunan di Tamanan ini terbuat dari batu bata biasa seperti pada umumnya,” ujarnya.

Dugaan awal, bangunan tersebut merupakan ruang penyimpanan barang atau tempat semedi komunitas Tiongha di sekitar Kecamatan Tamanan. 

Pasalnya, hal itu diperkuat dari informasi juru pelihara cagar budaya Makam Ki Ronggo, yang menyatakan jika lahan itu dahulunya adalah sekolah Tionghoa.

"Dulu, disana adalah sekolah Tionghoa," ujarnya. 

Bersama timnya, Heri yang melakukan penggalian di dalam ruangan menemukan gerabah keramik atau gentong, yang disebut warga sebagai gentong tauco.

"Di sisi luar ada banyak tulisan Cina, bukan Jepang. Kita belum mengkaji tulisan tersebut,” tandasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow