IDSD Naik, Pemkot Batu Kuatkan Strategi Penguatan Daya Saing
Dengan menjadikan hasil analisis IDSD sebagai bahan evaluasi pembangunan, Pemerintah Kota Batu berkomitmen mempercepat penguatan sektor-sektor yang masih perlu ditingkatkan, khususnya dinamika bisnis, inovasi daerah, dan kualitas infrastruktur
KOTA BATU. SJP – Pemerintah Kota Batu menaruh perhatian pada sejumlah aspek yang masih perlu diperkuat dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025. Meski secara keseluruhan skor Kota Batu mencapai 3,92 dan berada di atas rata-rata nasional, beberapa pilar dinilai masih membutuhkan peningkatan, terutama pada sektor dinamika bisnis, inovasi, dan infrastruktur.
Wali Kota Batu Nurochman pada Sabtu (14/3/2026) menyebut, hasil analisis yang dipaparkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan strategi pembangunan ke depan.
“Data ini menjadi pengingat bahwa masih ada sektor yang harus kita dorong bersama. Pemerintah tidak boleh berpuas diri hanya karena nilai rata-rata sudah baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, menurutnya sejumlah indikator menunjukkan bahwa ruang perbaikan masih terbuka lebar. Pilar Dinamika Bisnis tercatat memiliki skor 2,70, sementara Kapabilitas Inovasi berada pada angka 2,78. Selain itu, pilar Infrastruktur juga masih berada pada skor 3,20.
Ia menegaskan bahwa penguatan ekosistem usaha dan inovasi daerah menjadi salah satu prioritas pembangunan ke depan. Pemerintah Kota Batu akan mendorong kemudahan perizinan usaha, memperkuat digitalisasi layanan publik, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat.
"Selain itu, peningkatan kualitas infrastruktur juga menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat daya saing daerah, terutama dalam mendukung sektor pariwisata, perdagangan, dan pertanian hortikultura yang menjadi kekuatan utama Kota Batu," tandasnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

