Hujan Seharian Sebabkan Tanggul Jebol dan Banjir di Cermee Bondowoso, Ratusan Rumah Warga Terendam
Hujan deras memicu luapan saluran irigasi anak Sungai Sampean Baru di Kecamatan Cermee. Banjir merendam permukiman dan persawahan warga, menjebol tanggul jembatan, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
BONDOWOSO, SJP – Banjir drainase dan selokan melanda sejumlah desa di Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, Minggu (11/1/2026) malam. Peristiwa ini dipicu oleh luapan saluran irigasi anak Sungai Sampean Baru yang mengalami pendangkalan, sehingga air meluber ke area persawahan dan permukiman warga.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengatakan, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.
“Laporan awal kami terima sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah dilakukan asesmen di lapangan, banjir disebabkan luapan air dari saluran irigasi anak Sungai Sampean Baru yang dangkal, sehingga tidak mampu menampung debit air hujan,” ujar Kristianto, Senin (12/1/2026).
Banjir tercatat merendam wilayah Desa Cermee, Desa Suling Kulon, Desa Ramban Wetan, dan Desa Grujugan. Ketinggian air di sejumlah titik mencapai sekitar 25 sentimeter, menggenangi rumah warga dan area persawahan serta sempat menghambat arus lalu lintas.
Selain itu, tanggul air di jembatan RT 13 Desa Ramban Kulon dilaporkan jebol, yang menyebabkan luapan air semakin meluas. Satu unit pagar fasilitas umum di Madrasah Ibtidaiyah juga mengalami kerusakan akibat terjangan air.
BPBD Bondowoso bersama unsur Muspika, PMI, relawan, BP 13.11, serta warga setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Tim Pusdalops dan TRC BPBD melakukan asesmen, evakuasi pohon tumbang, serta penyedotan air di rumah warga dan fasilitas pendidikan yang terdampak.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Penanganan sudah dilakukan, pohon tumbang berhasil dievakuasi dan rumah warga yang tergenang air telah disedot menggunakan mesin pompa,” jelas Kristianto.
Berdasarkan laporan terakhir BPBD, kondisi wilayah Bondowoso hingga Senin dini hari terpantau aman dan terkendali. Debit air mulai berangsur surut sejak pukul 18.30 WIB, meski cuaca di Kecamatan Cermee dan sekitarnya masih terpantau hujan ringan.
Plt Kalaksa BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar aliran sungai dan saluran irigasi, untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan yang masih berpeluang terjadi.
“Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat kami minta segera melapor ke BPBD agar bisa segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

