Harga Cabai di Malang Mahal Akibat Jalur Distribusi

Anggota Komisi XI DPR RI menyoroti tingginya harga cabai saat Ramadan dan menilai persoalan jalur distribusi turut memengaruhi stabilitas harga pangan di pasar.

09 Mar 2026 - 11:00
Harga Cabai di Malang Mahal Akibat Jalur Distribusi
Anggota Komisi XI DPR RI, M. Hasanuddin Wahid, memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri Sarasehan Politik yang digelar Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Malang di Kepanjen, Ahad (8/3/2026). (Foto: Hafid/SJP)

MALANG, SJP–Jalur distribusi dinilai menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi tingginya harga cabai di pasaran. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PKB sekaligus anggota Komisi XI DPR RI, M. Hasanuddin Wahid, di sela kegiatan Sarasehan Politik yang digelar Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Malang di aula GOR DPC PKB Kepanjen, Ahad (8/3/2026).

Menurutnya, selama Ramadan ia berkeliling ke sejumlah pasar untuk memantau kondisi harga bahan pokok sekaligus memastikan tidak terjadi lonjakan inflasi yang signifikan.

"Selama Ramadan ini saya keliling ke pasar-pasar untuk melihat apakah inflasi terjadi atau tidak. Dari pantauan sementara, yang masih terasa tinggi itu cabai, terutama cabai keriting," ujarnya.

Hasanuddin menilai kenaikan harga cabai tidak selalu dipicu oleh persoalan produksi, tetapi sering kali berkaitan dengan rantai distribusi yang kurang efisien. Jalur distribusi yang berbelit dinilai dapat menyebabkan harga komoditas menjadi lebih mahal ketika sampai di tangan konsumen.

Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Malang sebenarnya merupakan salah satu daerah penghasil cabai. Namun, dalam praktiknya, hasil panen petani kerap dikirim ke luar daerah terlebih dahulu sebelum kembali didistribusikan ke pasar-pasar di Malang.

"Padahal petani cabai di Malang cukup banyak. Tapi barangnya sering berputar dulu ke daerah lain, baru kemudian kembali lagi ke Malang. Rantai distribusi seperti ini yang membuat harga menjadi lebih mahal," jelasnya.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama Satgas Pangan perlu memastikan jalur distribusi bahan pokok berjalan tertib agar tidak menimbulkan lonjakan harga, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Sarasehan politik tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus DPW PKB Jawa Timur yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, di antaranya Khofidah dan Hikmah Bafaqih. 

Seluruh anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang juga tampak mengikuti jalannya kegiatan, termasuk pembagian takjil kepada pengguna jalan yang berlangsung di Kepanjen tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga cabai di tingkat nasional pada awal Maret 2026 masih menunjukkan fluktuasi. Cabai rawit merah tercatat berada di kisaran Rp78.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting berada di kisaran Rp44.000 per kilogram di tingkat eceran. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow