Gubernur Jatim Pantau Langsung SPMB di Gresik, Pastikan Mekanisme Lebih Tertata
Khofifah memastikan penataan mekanisme SPMB tahun ini jauh lebih tertata dibanding tahun-tahun sebelumnya. Apabila tahun sebelumnya waktunya lebih pendek, SPMB tahun ini lebih panjang hampir dua pekan mulai tanggal 29 Mei sampai 9 Juni 2026.
GRESIK, SJP - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau langsung pelaksanaan Sistem Pendaftaran Murid Baru (SPMB) di sejumlah sekolah di Kabupaten Gresik, Rabu (3/6/2026).
Khofifah memastikan penataan mekanisme SPMB tahun ini jauh lebih tertata dibanding tahun-tahun sebelumnya. Apabila tahun sebelumnya waktunya lebih pendek, SPMB tahun ini lebih panjang hampir dua pekan mulai tanggal 29 Mei sampai 9 Juni 2026.
"Secara sistem, calon siswa sudah bisa terkonfirmasi bahwa mereka bisa melakukan verifikasi pendaftaran di hari apa dan jam berapa, sehingga mereka sudah bisa menghitung estimasi waktunya. Jadi enggak ada nunggu lama-lama gitu," kata Khofifah, seusai kunjungan ke SMA Negeri Negeri 1 Cerme.
Khofifah mengatakan, hasil pantauan SPMB di sejumlah sekolah tidak ada penumpukan antrean saat calon siswa melakukan verifikasi identitas. Pihak sekolah sudah menentukan waktu pendaftaran sehingga layanan verifikasi lebih teratur.
Dalam pelaksanaannya, SMA Negeri 1 Cerme Gresik mempersiapkan sebanyak 10 petugas operator dalam pelayanan SPMB tahun 2026 ini.
"Mekanisme ini saya rasa adalah ikhtiar bagaimana memberikan kepastian kepada para calon siswa yang sedang mendaftar di sekolah-sekolah yang diharapkan untuk bisa memberikan proses pembelajaran terbaik bagi mereka," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyebut kunjungan ini menjadi kewnangan dan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jatim untuk menyiapkan SPMB berjalan lancar.
"Mulai dari proses pengambilan PIN, verifikasi, validasi sampai nanti pendaftaran mulai dari tahap satu sampai dengan empat. Nah, jadi memang ini adalah bagian dari proses," ungkap dia.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Wilayah Gresik, Eko Agus Suwandi, menambahkan total ada 12 SMA dan 4 SMK Negeri yang membuka SPMB. Selama pelaksanaan SPMB, Eko memastikan seluruh proses pendaftaran dipantau secara menyeluruh sehingga berjalan transparan dan berkeadilan.
“Kunjungan Ibu Gubernur Jawa Timur di Gresik ini sebuah kebanggan bagi kami. Ini menjadi bentuk perhatian dalam memastikan pelaksanaan SPMB khususnya di Gresik berjalan transparan,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

