Gerakan Literasi Sukses Antarkan TGM Kota Malang Tertinggi Kedua se-Jatim

Raihan ini menempatkan angka TGM di Kota Malang tertinggi kedua se-Jawa Timur. Sebelumnya, Kota Malang berada di posisi 14 dari 38 kabupaten/kota se-Jatim. 

12 Feb 2025 - 10:33
Gerakan Literasi Sukses Antarkan TGM Kota Malang Tertinggi Kedua se-Jatim
Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Malang Yayuk Hermiati dalam satu kesempatan bersama Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan. (Foto: Dok)

KOTA MALANG, SJP - Data Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, pada 2024 angka Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) di Kota Malang masuk kategori 'Sangat Tinggi' dengan nilai 83.

Raihan ini menempatkan angka TGM di Kota Malang tertinggi kedua se-Jawa Timur. Sebelumnya,  Kota Malang berada di posisi 14 dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.  

Capaian ini tidak lepas dari kerja keras Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Malang. Antara lain optimalisasi mobil baca yang berkeliling ke sejumlah rumah pintar.

Selain itu, program layanan antar buku dengan sepeda motor serta program Gerakan Literasi Masyarakat Membaca (Gelis Maca) juga menjadi faktor pendukung. 

Kepala Dispussipda Kota Malang, Yayuk Hermiati mengungkapkan, indikator penilaian TGM yaitu frekuensi membaca masyarakat setiap minggu.

Indikator lainnya, kata Yuyuk, jumlah bahan bacaan per triwulan, durasi membaca per hari, frekuensi akses internet per Minggu, dan durasi akses internet per hari.

Yayuk menjelaskan, langkah inovasi Gelis Maca ini merupakan optimalisasi pengelolaan rumah pintar yang sudah terbentuk di beberapa sudut kota.

Kemudian didukung bantuan bacaan bermutu dari Perpustakaan Nasional pada rumah pintar, dan penggunaan buku digital pada Rumah Pintar (Sosialisas i-Pusnas dan Pemasangan QR-Code Pusat Baca Digido).

Dukungan lainnya yaitu pendampingan dari komunitas literasi pada pemustaka baru di rumah pintar, dan workshop menulis bagi pemustaka di rumah pintar.

Ditambah kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam membuat kajian hasil pendampingan dari Komunitas Literasi Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dalam bantuan cetak buku workshop penulisan. 

Dalam mengoptimalkan TGM ini, kata Yayuk, pihaknya memprioritaskan dan mengoptimalkan keberadaan 15 rumah pintar yang ada di pinggiran kota serta bekerja sama dengan penerbit buku. 

"Setiap rumah pintar mendapat bantuan dari penerbit berupa buku digital yang bernilai sekitar Rp5 juta," ungkapnya. 

Untuk tahun ini, Yayuk menargetkan dapat mempertahankan capaian angka TGM seperti tahun kemarin. Untuk mengungguli Kota Surabaya menurutnya butuh usaha lebih keras lagi. 

Beberapa upaya yang akan dilakukan di antaranya dengan tetap membuka layanan pada hari Senin-Sabtu di perpustakaan umum maupun di tempat lain.

Tempat lain tersebut seperti di Pojok Baca Digital (POCADI) yang ada Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka, Malang Creative Center (MCC) dan Taman Trunojoyo. 

"Kami juga akan mengintensifkan kunjungan ke 15 rumah pintar, menambah lagi rumah pintar, serta mengajukan bantuan 1.000 buku dan rak ke Perpusnas untuk perpustakaan kelurahan. Dari total 25 kelurahan yang diajukan, yang diterima 20," tutup Yayuk. (0)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow