Pupuk Indonesia Dukung Panja DPRD Probolinggo Tangani Keluhan Petani
Pupuk Indonesia memberikan dukungan penuh kepada Panja Pupuk DPRD Kabupaten Probolinggo dalam melakukan investigasi dan audit menyeluruh terhadap distribusi pupuk bersubsidi.
PROBOLINGGO, SJP—Pupuk Indonesia (PI) mengapresiasi langkah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo dengan pembentukan panitia kerja (panja) guna mengurai permasalahan pupuk.
Hal itu dianggap sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap permasalahan distribusi dan penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Probolinggo. Keberadaan panja dinilai penting dalam menangani keluhan petani.
Perwakilan dari Pupuk Indonesia wilayah Probolinggo, Shio Suranaga AE mengatakan, banyak petani mengeluhkan praktik penjualan pupuk bersubsidi di atas harga eceran tertinggi (HET) dan intimidasi dari oknum tertentu.
“Hal ini menambah beban psikologis bagi petani yang harus membeli pupuk dengan harga lebih tinggi untuk menjaga usaha pertanian mereka," ujarnya, Kamis (22/5/2025).
Pihaknya juga menyoroti pentingnya melakukan pemutakhiran data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Elektronik (e-RDKK).
"Banyak petani yang seharusnya mendapatkan subsidi pupuk tidak terakomodasi. Karena data yang belum diperbarui atau diverifikasi dengan baik di tingkat desa dan kelompok tani," tambahnya.
Pupuk Indonesia memberikan dukungan penuh kepada Panja Pupuk DPRD Kabupaten Probolinggo dalam melakukan investigasi dan audit menyeluruh terhadap distribusi pupuk bersubsidi. Sehingga dapat menindak tegas pelanggaran yang dilakukan oknum.
Pupuk Indonesia wilayah Probolinggo mendukung komitmen Panja Pupuk DPRD Kabupaten Probolinggo dalam memastikan transparansi dan akurasi dalam pemutakhiran data e-RDKK.
Kolaborasi dengan petani, penyuluh pertanian, dan pemerintah desa menjadi langkah strategis dalam memvalidasi data dan memastikan subsidi tepat sasaran.
Pupuk Indonesia juga mendorong peningkatan sistem pengawasan berbasis teknologi dan partisipasi masyarakat untuk memantau distribusi pupuk secara akuntabel. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

