Ketua AKD Nganjuk Klarifikasi Video Viral Oknum Wartawan dan LSM
Dalam keterangannya, Dedy Nawan menegaskan bahwa permasalahan tersebut telah diselesaikan secara musyawarah
NGANJUK, SJP – Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Nganjuk, Dedy Nawan, angkat bicara terkait video viral yang melibatkan oknum wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Ia menegaskan, persoalan tersebut sudah tuntas melalui jalur musyawarah.
“Kami dari AKD telah melakukan mediasi antara pihak-pihak yang bersangkutan. Alhamdulillah, semua sudah clear dan tidak ada lagi masalah yang perlu diperpanjang,” ujar Dedy Nawan saat ditemui di Pendopo Kabupaten Nganjuk.
Dedy menambahkan, kasus yang mencuat ke publik tersebut berawal dari ulah oknum media dan LSM yang meminta-minta uang kepada sejumlah kepala desa. Melalui mediasi, Kades Sukorejo Loceret, Sutrisno, telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
“Kami berharap kejadian ini tidak terulang lagi. Mari bersama menjaga kondusivitas Nganjuk yang kita cintai, karena yang bermasalah hanyalah oknum,” tegas Dedy.
Dalam pernyataannya, Senin (22/9/2025), Kades Sutrisno juga menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf terkait video yang sempat viral di TikTok dan media sosial lainnya.
Dalam kesempata ini, Kades Sutrisno ingin menyampaikan 4 hal penting. Pertama, soal KTA yang dipakai oknum untuk meminta uang hingga membuat keresahan. Kedua, ajakan untuk melawan oknum itu demi menjaga kondusivitas.
"Ketiga, jika pernyataan saya melukai rekan media maupun LSM, saya minta maaf lahir batin. Keempat, video yang beredar di TikTok bukan dari saya secara langsung. Untuk itu, saya mohon maaf yang setulus-tulusnya,” kata Sutrisno.
Sebelumnya, Sutrisno sempat melontarkan kritik keras terhadap praktik oknum wartawan dan LSM yang diduga berasal dari luar Nganjuk. Mereka dilaporkan sering mendatangi desa-desa dengan modus meminta dana menggunakan dalih anggaran desa.
“Orang-orang yang mengaku dari media atau LSM sering minta uang dengan membawa kertas bertuliskan anggaran dana desa. Tujuannya tidak jelas, ujung-ujungnya memeras. Ini sangat meresahkan,” ujarnya pada Selasa (16/9/2025). (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

