Fraksi PKB DPRD Jombang Dukung Program Sekolah Rakyat

Program Sekolah Rakyat dianggap menjadi solusi untuk menjawab kebutuhan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

17 Mar 2025 - 14:14
Fraksi PKB DPRD Jombang Dukung Program Sekolah Rakyat
Jajaran Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jombang. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang memberikan dukungan atas program Sekolah Rakyat (SR) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. 

Pernyataan dukungan disampaikan langsung oleh Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) M Subaidi Muchtar. Ia berharap program SR bisa segera direalisasikan di Jombang. 

"Sekolah Rakyat yang bertujuan untuk memberikan pendidikan gratis kepada anak-anak dari keluarga miskin," ungkap Subaidi lewat pesan diterima wartawan, Senin (17/3/2025).

Tujuannya, menurut Subaidi, untuk memberikan kesempatan yang luas bagi rakyat, agar bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas. 

"Kami mendukung, di Jombang kalau bisa segera bisa direalisasikan," ujarnya. 

Melihat gagasan yang pernah disampaikan oleh Gubernur Khofifah, fraksi PKB mendukung langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang untuk pembangunan SR yang dicanangkan di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

"Yang semula lahan tersebut akan difungsikan untuk pembangunan Pasar Citra Niaga. FPKB sangat mendukung," katanya. 

Dukungan SR diberikan mengingat, pertama, bahwa kawasan Desa Denanyar adalah kawasan pendidikan yang sudah lama berkembang, sejak 100 tahun lalu. 

"Sehingga lebih tepat kalau tanah aset Pemkab yang ada di desa itu dimanfaatkan untuk gedung Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu prioritas Pemerintah Pusat," ungkapnya. 

Penempatan lokasi di Desa Denanyar menurutnya sangat strategis. Sedangkan untuk Pasar Citra Niaga, Subaidi menyarankan agar dilakukan revitalisasi atau penataan saja. 

"Terkait dengan relokasi Pasar Citra Niaga dan kawasan sekitarnya, sebaiknya dilakukan revitalisasi dan penataan yang lebih baik dan nyaman sebagai pusat perniagaan pasar tradisional," pungkasnya. 

Hal itu juga selaras dengan niat Pemkab Jombang yang bakal mencanangkan pembangunan Sekolah Rakyat di atas lahan yang berada di Desa Denanyar, Jombang.

Bupati Jombang, Warsubi, juga mengatakan jika pihak Pemkab masih melakukan kajian bersama DPRD Jombang terkait lahan di Denanyar yang wacananya akan dibangun gedung Sekolah Rakyat. 

"Kami masih melakukan kajian bersama DPRD," ungkap Warsubi. 

Program Sekolah Rakyat ini merupakan ambisi Pemerintah Pusat yang disebut menjadi program prioritas lainnya. Daerah juga diminta mencari lokasi, atau gedung yang tepat untuk Sekolah Rakyat. 

Pemkab sendiri diminta untuk mencari lahan minimal 5 hektare untuk pembangunan Gedung SR tersebut. Karena ini boarding school, sehingga kenyamanan siswa itu yang dibutuhkan. 

"Kita juga mencari untuk ruang kelas, tempat memasak dan tempat istirahat," bebernya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan akan menginisiasi pelaksanaan Sekolah Rakyat (SR). 

Hal tersebut terungkap saat gubernur Khofifah hadir di Desa Sukorejo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang meresmikan Masjid Ba'i Al Karim milik keluarga pengusaha limbah tetes tebu dan transportasi, Senin (10/3/2025). 

"Kita mengisiasi saja dulu, sementara Penprov menyiapkan tiga tempat," ucap Khofifah dalam pesan ditulis wartawan, Selasa (11/3/2025). 

Untuk program SR pemerintah pusat akan menggelontorkan dana hingga Rp 100 miliar. Dimana program SR ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. 

Meski nilai anggaran besar, Pemerintah Daerah (Pemda) harus menyiapkan lahan untuk membangun gedung sekolah. 

"Ini adalah peluang luar biasa. Program Sekolah Rakyat ini bisa membawa perubahan besar. Jika 38 kabupaten atau kota di Jawa Timur bisa memanfaatkan program ini dengan baik," ungkap Khofifah. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow