Empat Kali Aksi Pembunuhan di Awal Tahun 2025, Polres Jombang Ajak Masyarakat Aktifkan Siskamling
Pengaktifan Siskamling di wilayah Kabupaten Jombang sebagai upaya untuk mencegah terjadinya tindakan kriminalitas.
JOMBANG, SJP - Meningkatnya tindakan kriminalitas di kota santri dalam beberapa minggu terakhir, membuat jajaran kepolisian Polres Jombang harus bekerja ekstra untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Peristiwa terbaru dari awal tahun 2025, sudah terjadi 4 kali kasus pembunuhan yang menggemparkan Kabupaten Jombang dan menjadi perhatian khalayak publik.
Diawali Kejadian berdarah pembunuhan pegawai minimarket oleh tukang cukur di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Desa Sengon, Kecamatan Jombang pada Kamis (9/1/2025) sekira pukul 22.30 WIB. Pelaku berhasil ditangkap sesaat setelah melakukan aksinya.
Dilanjutkan peristiwa pembunuhan seorang pemuda di Hutan Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang pada Ahad (19/1/2025) lalu. Selang sekitar 10 hari kemudian, sebanyak 6 orang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan korban MF (19) warga asal Desa Katerungan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.
Kemudian pembunuhan sadis siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) warga Kecamatan Sumobito. Diawali penemuan mayat ngambang di Sungai Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang pada Selasa (11/2/2025) lalu. Hanya selang 2 hari berlalu, polisi berhasil menangkap 3 orang pelaku.
Terakhir, penemuan tubuh tanpa kepala di saluran irigasi sawah Dusun Dukuhmireng, Desa Mireng, Kecamatan Megaluh, dilanjutkan penemuan potongan kepala manusia di pinggir sungai Konto, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, pada Rabu (12/2/2025).
Penemuan potongan tubuh sudah dipastikan sebagai seorang laki-laki korban mutilasi. Untuk kasus ini polisi masih melakukan upaya penyelidikan untuk mengetahui identitas korban.
Tentunya juga sejumlah kasus pembegalan, pencurian kendaraan bermotor, pembuangan bayi serta sejumlah kasus kriminalitas yang tengah dalam penanganan Polres Jombang.
Belajar dari hal itu, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk bersama-sama mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling).
"Dalam kesempatan ini, kami mengimbau kepada seluruh stakeholder dan masyarakat Jombang, marilah kita bersama-sama bergotong-royong untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) di lingkungan kita," ujar AKBP Ardi Kurniawan dalam pesan ditulis wartawan, Jumat (14/2/2025).
Dengan diaktifkannya kembali siskamling, wilayah Jombang dapat menjadi lebih aman, tertib, dan kondusif. Dengan harapan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat dan tindak pidana kejahatan dapat berkurang.
"Semoga dengan begitu, Jombang menjadi lebih aman, tertib, kondusif, dan akhirnya kesejahteraan bisa meningkat dan tindak pidana kejahatan bisa berkurang," tandasnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

