Emak-Emak di Gresik Viral Jadi Korban Gendam, Perhiasan Gelang Emas Ditukar Imitasi

Video CCTV memperlihatkan korban yang merupakan mak-mak jadi dugaan praktik gendam di Kabupaten Gresik. Perhiasan asli ditukar dengan imitasi.

12 May 2025 - 19:04
Emak-Emak di Gresik Viral Jadi Korban Gendam, Perhiasan Gelang Emas Ditukar Imitasi
Tangkapan layar video viral di akun Instagram @driyorejo_update. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP — Seorang emak-emak di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mendadak viral di media sosial (medsos), gegara jadi korban pengaruh hipnotis atau gendam. Perhiasan gelang emas seberat 4 gram raib ditukar imitasi atau palsu.

Kejadian tersebut diduga terjadi di Jalan Intan, kawasan perumahan Kota Baru, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Sabtu (10/5/2025) sekira pukul 07.12 WIB pagi.

Terduga pelaku yang menggunakan sepeda motor menggunakan jaket berwarna putih, helm dan masker terekam CCTV, hingga viral di Instagra, disukai ribuan akun dan dibanjiri puluhan kementar. 

"Waspada aksi gendam terekam kamera CCTV di Jalan Intan, Kota Baru Driyorejo," tulis salah satu akun Instagram @driyorejo_update, dikutip pada Senin (12/5/2025).

Tertulis di komentar unggahan video CCTV tersebut, akun @rizky.cahya mengaku bahwa korban ialah ibunya. Dari kejadian tersebut, ia menceritakan dugaan modus pelaku menunggu korban berkendara sepeda motor seorang diri.

Kemudian pelaku menjatuhkan sebuah dompet kecil di hadapan korban yang melintas sehingga terjadi pertemuan.

"Disaat korban berhenti, pelaku langsung menepuk pundak korbanya dan kemudian digiring masuk ke dalam gang yang sepi, saat korban tidak sadar," tulisnya.

Menurut dia, setelah diduga menjadi korban gendam, pelaku meminta korban untuk menukarkan perhiasan gelang emas seberat 4 gram dengan kalung emas imitasi yang telah dipersiapkan sebelumnya. Perhiasan tersebut kemudian dibawa kabur oleh pelaku.

"lbu saya di lokasi tersebut, kemudian lbu saya diperdaya hingga gelangnya raib dibawa pelaku yang ciri - cirinya pakai sepeda motor Scopy warna putih pakai setelan baju proyek," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Driyorejo Kompol Musirham menyampaikan, sejauh ini belum ada laporan soal dugaan gendam yang masuk ke wilayahnya.

Meskipun belum ada laporan masuk, pihaknya tetap menindaklanjuti informasi tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian.

"Tetap kami tindaklanjuti informasi terebut, sambil menunggu laporan dari korban," pungksnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow