Efisiensi Anggaran Diupayakan Tak Ganggu PSD Kota Batu

Beberapa strategi efisiensi sudah diakomodasi oleh masing-masing SKPD lebih banyak menyasar pengeluaran non-prioritas, seperti ATK dan perjalanan dinas, tanpa mengurangi alokasi untuk proyek-proyek strategis.

24 Feb 2025 - 19:01
Efisiensi Anggaran Diupayakan Tak Ganggu PSD Kota Batu
Ketua DPRD Kota Batu Didik Subianto (Dok/Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP - DPRD Kota Batu berupaya agar kebijakan efisiensi anggaran sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, tidak sampai mengganggu realisasi Proyek Strategis Daerah (PSD).

Meskipun Dana Alokasi Umum (DAU) Kota Batu yang terdampak efisiensi, namun proyek-proyek yang menyangkut kepentingan langsung masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Ketua DPRD Kota Batu, Didik Subianto pada Senin (24/2/2025) menguraikan, sebelum adanya perubahan, DAU Kota Batu tahun ini tercatat sebesar Rp 469,2 miliar, naik dari tahun 2024 yang mencapai Rp 447,7 miliar.

Dari jumlah tersebut, anggaran infrastruktur mengalami peningkatan dari Rp 32 miliar pada tahun lalu menjadi Rp 35 miliar tahun ini.

"Namun, rencana efisiensi tetap akan diterapkan dalam beberapa aspek guna menyesuaikan kebijakan pemerintah pusat. Sedangkan untuk Tim Anggaran (Timgar) pemkot sudah ditekankan untuk mengutamakan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," urai pria yang akrab disapa Kaji Bianto tersebut.

Lebih lanjut, beberapa strategi efisiensi sudah diakomodasi oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), lebih banyak menyasar pengeluaran non-prioritas, seperti alat tulis kantor (ATK) dan perjalanan dinas, tanpa mengurangi alokasi untuk proyek-proyek strategis.

Menurutnya, jika diperlukan, realisasi PSD tetap bisa dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025, lantaran kondisi APBD Kota Batu masih mampu menutup kebutuhan lima proyek strategis yang telah direncanakan.

"Selain itu, pemerintah juga berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas anggaran. Jadi pengawasan terhadap sumber-sumber pendapatan daerah akan diperketat guna memastikan keberlanjutan proyek infrastruktur yang mendukung kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat," tandasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow