Dukung Program RANTAS, Perkim Ciptaru Bondowoso Tuntaskan Jalan Lingkungan dan Pavingisasi di Sejumlah Wilayah

Dinas Perkim Ciptaru Bondowoso mendukung program RANTAS melalui pembangunan jalan lingkungan dan pavingisasi dari anggaran APBD. Perbaikan infrastruktur di beberapa wilayah kini rampung dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

20 May 2026 - 12:30
Dukung Program RANTAS, Perkim Ciptaru Bondowoso Tuntaskan Jalan Lingkungan dan Pavingisasi di Sejumlah Wilayah
Pengaspalan jalan lingkungan di beberapa wilayah yang telah dirampungkan oleh Dinas Perkim Ciptaru Kabupaten Bondowoso (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam mempercepat pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan masyarakat terus diperkuat melalui program RANTAS (Ruas Jalan dan Infrastruktur Tuntas)

Salah satu dukungan nyata datang dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Ciptaru) Bondowoso yang fokus melakukan pembangunan jalan lingkungan dan pavingisasi di sejumlah wilayah.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kawasan permukiman sekaligus memperkuat akses mobilitas masyarakat hingga tingkat lingkungan dan dusun.

Kepala Dinas Perkim Ciptaru Bondowoso, Dadan Kurniawan, saat dikonfirmasi pada Rabu (20/5/2026), menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan program RANTAS melalui pembangunan infrastruktur sesuai kewenangan dinas.

Menurutnya, dukungan tersebut diwujudkan melalui pengalokasian anggaran dari APBD Kabupaten Bondowoso yang difokuskan pada pembangunan jalan lingkungan dan pavingisasi di berbagai titik.

“Program ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program RANTAS yang menjadi prioritas pemerintah daerah. Anggaran bersumber dari APBD dan dialokasikan untuk pembangunan jalan lingkungan serta pavingisasi sesuai kewenangan Dinas Perkim Ciptaru,” ujar Dadan Kurniawan.

Salah satu realisasi pembangunan tersebut terlihat di Dusun Karang Rejo, Desa Grujugan Kidul. Penantian panjang warga untuk memiliki akses jalan yang layak akhirnya terjawab setelah proyek perbaikan infrastruktur jalan di wilayah tersebut selesai 100 persen.

"Jalan yang sebelumnya rusak parah, berlubang, dan sulit dilalui terutama saat musim hujan, kini berubah menjadi akses yang lebih mulus, nyaman, dan aman. Kondisi ini memudahkan mobilitas warga, mulai dari aktivitas pertanian, perdagangan, hingga akses pendidikan bagi anak-anak sekolah," ungkap mantan Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso ini.

Selesainya pembangunan jalan tersebut, kata Dadan, menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata hingga tingkat dusun. Di bawah kepemimpinan Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, pembangunan konektivitas wilayah terus diprioritaskan sebagai langkah mempercepat kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Dadan memaparkan, pembangunan jalan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi desa dan memperkuat akses antarwilayah. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya infrastruktur jalan, dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.

“Pembangunan jalan bukan sekadar membangun akses, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Manfaat pembangunan tersebut kini mulai dirasakan warga Dusun Karang Rejo. Selain memangkas waktu tempuh perjalanan, jalan yang lebih baik juga dinilai mampu menekan biaya distribusi hasil pertanian dan meminimalisir risiko kecelakaan akibat jalan rusak.

Tak hanya di Grujugan Kidul, Dadan mengungkap jika pembangunan infrastruktur jalan yang sudah tuntas juga dilakukan di Desa Gayam Lor, Kecamatan Botolinggo. Akses jalan yang sebelumnya rusak parah kini berubah menjadi jalur yang lebih kokoh dan aman dilalui kendaraan masyarakat.

"Kehadiran infrastruktur yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bondowoso," sebutnya.

Dadan menambahkan, pihaknya terus melakukan pemetaan kebutuhan infrastruktur di kawasan permukiman agar pembangunan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Kami (Dinas Perkim Ciptaru) berkomitmen akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur secara merata agar tidak ada wilayah yang tertinggal dalam pemenuhan fasilitas publik," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow