Dua Remaja Terlibat Tabrakan Motor di Bandung Tulungagung, Satu Korban Kritis

Kecelakaan diduga dipicu karena salah satu kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi hingga pengendara kehilangan kendali.

19 May 2026 - 21:35
Dua Remaja Terlibat Tabrakan Motor di Bandung Tulungagung, Satu Korban Kritis
Lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua remaja di Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung, Tulungagung. (Istimewa)

TULUNGAGUNG, SJP - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua remaja terjadi di wilayah Kabupaten Tulungagung, Selasa (19/5/2026) sore. Dua sepeda motor bertabrakan di Jalan Raya Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung, sekitar pukul 17.10 WIB. Akibat insiden tersebut, satu pengendara mengalami luka serius hingga tidak sadarkan diri dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Satlantas Polres Tulungagung, kecelakaan melibatkan sepeda motor tanpa pelat nomor yang dikendarai remaja berinisial RAP (16), warga Kecamatan Bandung, dan sepeda motor tanpa pelat nomor yang dikendarai MR (16), warga Kecamatan Pakel.

Akibat tabrakan tersebut, RAP mengalami luka robek pada bagian belakang kepala dan sempat tidak sadarkan diri saat dievakuasi petugas. Sementara MR mengalami luka lecet pada bagian kening dan tangan kanan.

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Gerry Permana, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga dipicu karena salah satu kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi hingga pengendara kehilangan kendali.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kendaraan Yamaha Fiz melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan cukup tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara diduga tidak dapat menguasai laju kendaraan sehingga oleng ke kanan dan bertabrakan dengan Honda Tiger yang datang dari arah berlawanan,” ujar Ipda Gerry Permana.

Setelah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban dan pengamanan arus lalu lintas, saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Dua kendaraan sudah kami amankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kami juga meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian,” tambahnya.

Pihak Satlantas Polres Tulungagung mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya dalam penggunaan kendaraan bermotor.

“Kejadian ini menjadi perhatian dan evaluasi bersama. Anak-anak yang belum cukup usia dan belum memiliki SIM seharusnya tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan sendiri. Keselamatan mereka harus menjadi prioritas,” ujar Ipda Gerry.

Ia juga mengingatkan pentingnya kelengkapan kendaraan serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari.

“Peran orang tua sangat penting dalam memberikan edukasi dan pengawasan kepada anak-anak agar tertib berlalu lintas dan memahami risiko berkendara di jalan raya,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow