Dua Pendaki yang Terjebak di Gunung Argopuro, Berhasil Dievakuasi BPBD Probolinggo
Dua pendaki tersebut diketahui memulai pendakian pada Selasa (11/2/2025) melalui jalur Baderan. Namun, keesokan harinya Rabu (12/2/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, mereka mengalami cedera kaki dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
PROBOLINGGO, SJP - Tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi dua pendaki asal Jakarta yang terluka saat melakukan pendakian di Gunung Argopuro, sebuah gunung dengan ketinggian 3.088 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang berada di perbatasan Kabupaten Probolinggo, Situbondo, dan Bondowoso, Jawa Timur.
Dua pendaki yang mengalami cedera kaki tersebut adalah Teguh Suranto (40 tahun) dari Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan Dede Suhendar (37 tahun) dari Bojongsari, Depok.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo, R. Oemar Sjarief, menjelaskan bahwa kedua pendaki tersebut ditemukan dalam kondisi stabil di sekitaran Cemorolimo pada hari itu pukul 11.30 WIB.
"Kedua pendaki berhasil dievakuasi oleh petugas dengan kondisi stabil,"ujarnya.
Mereka melakukan pendakian ke Gunung Argopuro melalui jalur Baderan di Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo pada tanggal 11 Februari 2025 sekitar pukul 10.00 WIB.
Sayangnya, pada tanggal 12 Februari 2025 sekira pukul 16.00 WIB, kedua pendaki mengalami cidera kaki.
Setelah bertemu dengan pendaki lain, informasi mengenai cedera kedua pendaki itu disampaikan ke posko pendakian jalur Bremi yang berada di Desa Bremi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.
Tim Ranger BKSDA kemudian berusaha untuk melakukan evakuasi dan melaporkan ke Basarnas Pos SAR Jember sehingga evakuasi dapat dilakukan pada hari itu.
Tim yang terlibat dalam evakuasi meliputi 1 tim Rescue Pos SAR Jember, BPBD Probolinggo, Polsek dan Koramil Krucil, BKSDA, serta APGI Probolinggo.
Rencananya, kedua pendaki tersebut akan dievakuasi pada hari itu juga.
Salah satu dari mereka yang terluka akan di tandu dan dibawa turun secara estafet oleh dua Sru, yaitu Sru Delta dan Sru Alpha, sementara Sru Bravo dan Charlie bersiaga di Taman Hidup.
Sebuah tim SAR lainnya bersiaga di Hutan Damar untuk membantu evakuasi mobil Basarnas yang terperangkap lumpur karena medan yang cukup berat melalui jalur Bremi.
Meskipun pihak BKSDA tidak merekomendasikan pendaki untuk melewati jalur Bremi, namun hanya diperbolehkan naik dan turun melalui Baderan Situbondo untuk pendakian ke Gunung Argopuro.
“Tim penyelamat mulai bergerak pada pukul 19.40 WIB dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 22.40 WIB,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

