Dinsos Probolinggo Pulangkan ODGJ Terlantar ke Tulungagung usai Identitas Terlacak

Dinsos Kabupaten Probolinggo berhasil memulangkan seorang ODGJ terlantar, Samuji (65), ke Tulungagung. Proses ini berkat koordinasi lintas dinas, yang menunjukkan pentingnya sinergi antar-daerah dalam menangani masalah sosial.

08 Aug 2025 - 21:10
Dinsos Probolinggo Pulangkan ODGJ Terlantar ke Tulungagung usai Identitas Terlacak
Pria bernama Samuji (65) yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi terlantar di Desa Sapih, Kecamatan Lumbang.

PROBOLINGGO, SJP — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo memulangkan seorang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dengan gangguan jiwa (ODGJ) terlantar. Pria bernama Samuji (65) tersebut dipulangkan ke kampung halamannya di Tulungagung.

Samuji sebelumnya ditemukan terlantar di Desa Sapih, Kecamatan Lumbang. Proses pemulangan ini dilakukan setelah serangkaian koordinasi dengan berbagai pihak.

Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo, Rachmad Hidayanto, menjelaskan prosesnya. Identifikasi Samuji dilakukan di rumah singgah Dinsos Probolinggo.

“Setelah dilakukan asesmen di rumah singgah, kami berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk melacak identitasnya,” jelas Rachmad pada Jumat (8/8/2025).

Berkas identitas Samuji akhirnya berhasil diverifikasi. Pria kelahiran 1 Juli 1959 itu ternyata merupakan warga asli Kabupaten Tulungagung.

Rachmad menegaskan, pemulangan ini bertujuan agar setiap warga mendapatkan hak perlindungan sosial di daerah asalnya. Hal ini merupakan prinsip Dinsos.

“Prinsip kami adalah menempatkan seseorang dalam lingkungan sosial yang tepat agar intervensi yang diberikan berkelanjutan dan efektif,” ujarnya.

Proses pemulangan berjalan lancar berkat kerja sama dengan Dinsos Kabupaten Tulungagung. Sinergi antar-daerah ini menjadi kunci keberhasilan penanganan kasus tersebut.

“Kami bersyukur atas respons positif dari Dinsos Tulungagung. Sinergi antar-daerah seperti ini penting untuk menyelesaikan masalah sosial lintas wilayah,” tambah Rachmad.

Selain itu, Rachmad mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan melapor. Terutama jika menemukan ODGJ terlantar di wilayah mereka.

“Mari bersama-sama membangun jejaring sosial yang kuat. Masalah ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat,” imbau dia.

Tanggung jawab sosial ini diharapkan bisa menjadi solusi. Khususnya dalam menangani masalah sosial lintas wilayah yang sering kali terjadi. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow