Terpilih Aklamasi, Andik Basuki Rahmat Kembali Pimpin DPD Golkar Jombang

Andik Basuki Rahmat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Jombang. Keterpilihannya menjadi simbol soliditas partai. Dia berjanji akan mengonsolidasikan partai hingga ke tingkat akar rumput dan menargetkan peningkatan kursi legislatif.

08 Aug 2025 - 21:32
Terpilih Aklamasi, Andik Basuki Rahmat Kembali Pimpin DPD Golkar Jombang
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi didampingi Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah V, Sumardi, Ketua Terpilih DPD Partai Golkar Jombang Andik Basuki Rahmat serta Bupati Jombang, Warsubi. (Fredi/SJP)

JOMBANG, SJP — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Jombang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI di Hotel Yusro. Dalam forum tersebut, Andik Basuki Rahmat terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD Golkar Jombang.

Musda dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi. Dia didampingi oleh Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah V, Sumardi, beserta rombongan.

Ali Mufthi menekankan agar struktur partai pada lima tahun mendatang mengakomodasi anak muda. Keberadaan generasi muda menjamin keberlangsungan roda organisasi partai ke depan.

"Tentu anak muda harus diakomodasi secara baik struktur ini. Sehingga, Partai Golkar mendapat apresiasi," ucap Ali Mufthi.

Menurut Ali Mufthi, Golkar dapat diterima anak muda. Hal itu menunjukkan kekuatan generasi muda untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat.

"Dan Partai Golkar bisa diterima anak muda, struktur ini juga mencerminkan apa yang mereka harapkan," tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar terpilih Andik Basuki Rahmat menjelaskan tradisi aklamasi. Aklamasi adalah upaya untuk menjaga soliditas internal partai.

Dirinya menjadi calon tunggal. Hal itu memastikan Musda ke-XI DPD Golkar Jombang berlangsung secara aklamasi.

Andik menyebut langkah awal usai Musda adalah menyusun struktur kepengurusan baru. Kemudian, dia akan mengajukan susunan pengurus ke provinsi.

"Struktural kepengurusan akan kita ajukan lagi ke DPD Provinsi. Setelah itu, akan dibentuk formatur untuk mengisi kepengurusan," jelasnya.

"Jika sudah disahkan, barulah kita bisa dilantik dan bekerja," lanjutnya. Target awal Andik adalah menyelenggarakan musyawarah di 21 kecamatan.

Hal itu dianggap penting untuk memperkuat konsolidasi. Target Andik adalah mengonsolidasikan akar rumput partai.

“Saat ini saya sudah tidak menjabat, jadi belum punya pengurus. Setelah pelantikan, baru kami akan bergerak melakukan musyawarah di 21 kecamatan," terang dia.

"Target saya di awal itu," ucapnya. Target selanjutnya adalah meningkatkan perolehan kursi di legislatif.

Harapannya, Golkar bisa mendapatkan jatah kursi pimpinan di periode mendatang. Andik ingin membuat Golkar menjadi lebih kuat.

"Langkah selanjutnya tentu peningkatan kursi lah. Paling tidak, harus bisa mencapai mendapatkan jatah pimpinan," pungkasnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow