Diduga akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga di Tulungagung Ludes Terbakar

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materiel ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

07 Jul 2025 - 10:31
Diduga akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga di Tulungagung Ludes Terbakar
Petugas Damkar melakukan pembasahan di rumah warga yang mengalami musibah kebakaran. (Damkar Tulungagung for SJP)

TULUNGAGUNG, SJP—Rumah warga di Desa Tulungrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, terbakar pada Senin (7/7/2025) dini hari. Api menghanguskan sebagian ruang keluarga dan atap rumah milik Enik Retnowati.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian materiel yang dialami Enik Retnowati ditaksir mencapai Rp30 juta.

Menurut Kasi Operasional Dinas Damkar dan Penyelamatan Tulungagung, Bambang Pidekso, peristiwa bermula sekira pukul 04.40 WIB. Percikan api muncul dari stopkontak yang digunakan bersama untuk televisi dan kulkas.

Percikan api dengan cepat menyambar bagian dinding dan plafon. Lalu membakar ruang keluarga beserta perabotan di dalamnya. Api juga menjalar ke atap rumah sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung menerima laporan pada pukul 05.25 WIB. Tim bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar pukul 05.42 WIB.

Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 06.20 WIB dengan menerjunkan satu unit mobil pemadam dan satu unit truk penyuplai air.

Bambang Pidekso menyebut, penyebab kebakaran diduga kuat karena korsleting listrik.

“Dari hasil penelusuran awal, api berasal dari satu titik stopkontak yang digunakan untuk beberapa alat elektronik sekaligus. Beban listrik yang terlalu besar diduga memicu percikan api hingga menimbulkan kebakaran,” ujarnya.

Bambang juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik, terutama pada malam atau dini hari.

“Pastikan alat-alat elektronik tidak dicolok secara bersamaan pada satu terminal. Ini berisiko tinggi menimbulkan panas berlebih dan menyebabkan kebakaran. Selain itu, lakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala,” tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta, meliputi kerusakan pada televisi, kulkas, lemari, dan sebagian atap rumah. Beruntung, api tidak merembet ke ruangan lain atau bangunan tetangga berkat kesigapan warga dan petugas.

Dinas Damkar Tulungagung kembali mengingatkan pentingnya edukasi kebakaran kepada masyarakat dan siap melakukan sosialisasi dan pelatihan jika warga membutuhkan. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow