Di Tengah Sulitnya BBM di Bondowoso, Komisi II DPRD Gelar RDP, Sekda Sarankan ASN Naik Sepeda
Komisi II memastikan jika tidak ada kelangkaan BBM di Kabupaten Bondowoso. Hanya saja ada pengalihan pendistribusian yang semula dari Banyuwangi, kini dialihkan dari jalur Surabaya dan Malang.
BONDOWOSO, SJP – Keterlambatan pendistribusian BBM di Kabupaten Bondowoso menyebabkan masyarakat panic buying hingga membuat seluruh SPBU dibajiri oleh ratusan warga.
Antrean warga yang ingin mengisi pertalite, pertamax dan solar ini, mengular hingga radius 1 Km. Bahkan, untuk mendapatkan pertalite, warga harus rela mengantre hingga 2-4 jam.
Menanggapi hal itu, Komisi II DPRD Bondowoso memanggil semua unsur, mulai dari pengusaha SPBU, perwakilan PT Patra Niaga Jatimbalinus, Sekda Bondowoso, dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, Tohari mengatakan, semua unsur diundang untuk mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) soal pendistribusian BBM, di ruang rapat gabungan gedung DPRD, pada Selasa (29/7/2025).
Dalam rapat tersebut, Komisi II memastikan jika tidak ada kelangkaan BBM di Kabupaten Bondowoso. Hanya saja ada pengalihan pendistribusian yang semula dari Banyuwangi, kini dialihkan dari jalur Surabaya dan Malang.
“Sudah ada solusi pengalihan jalur pendistribusian dan tambahan armada (mobil tangki) sekira 80 unit,” kata Tohari usai rapat dengar pendapat.
Bersepeda jadi Solusi di Tengah Sulitnya BBM
Melihat kondisi saat ini, di mana masyarakat di Kabupaten Bondowoso sulit mendapatkan BBM, Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Fathur Rozi mengajak semua Apatur Sipil Negara (ASN) untuk bike to work (Bersepeda ke tempat kerja).
“Kami mendorong agar ASN yang jarak rumah ke kantor dalam radius 5 kilometer, bisa naik sepeda. Ini merupakan bentuk strategi efektif dalam penghematan energi di tengah sulitnya BBM,” kata Sekda.
Selain itu, Sekda juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik menghadapi fenomena ini. Dirinya menegaskan jika tidak ada kelangkaan BBM, namun, hanya ada keterlambatan pengiriman dari depo Pertaminan ke SPBU.
“Kami pesan agar masyarakat jangan panik. Tidak ada kelangkaan dan solusinya sudah kami temukan dengan menambah armada pengiriman,” singkatnya.
Hingga saat ini, seluruh SPBU di Kabupaten Bondowoso masih dipadati oleh warga yang ingin mengisi BBM. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

