Desa Wisata Kota Batu Semakin Diminati Wisatawan
Peningkatan minat wisatawan terhadap desa wisata membawa dampak signifikan pada perekonomian desa. Desa-desa seperti Sidomulyo, Oro-oro Ombo, dan Pandanrejo berhasil menyumbangkan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui pengelolaan wisata yang baik.
KOTA BATU, SJP - Desa wisata di Kota Batu kian menjadi magnet bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar kota. Daya tariknya tidak hanya terletak pada keindahan alam yang memukau, tetapi juga ragam inovasi wisata seperti UMKM kreatif, kuliner khas, dan paket edukasi yang memikat berbagai kalangan.
Ketua Forum Desa Wisata (Fordewi) Kota Batu Muhammad Dadi pada Sabtu (18/1/2025) mengungkapkan, minat wisatawan terhadap desa wisata terus meningkat, bahkan di luar musim liburan panjang.
“Alhamdulillah, rata-rata kunjungan ke desa wisata Kota Batu meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kemarin, peningkatannya mencapai 40-50 persen,” ujarnya
Wisatawan yang datang, menurut Dadi, tidak hanya memadati tempat wisata alam seperti di Desa Tulungrejo, Punten, dan Sumberbrantas, tetapi juga tertarik menjelajahi inovasi lokal seperti kerajinan tangan dan produk kuliner dari UMKM desa.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As-Siddiq, menambahkan, peningkatan minat wisatawan terhadap desa wisata membawa dampak signifikan pada perekonomian desa. Desa-desa seperti Sidomulyo, Oro-oro Ombo, dan Pandanrejo berhasil menyumbangkan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui pengelolaan wisata yang baik.
“Nantinya, kami ingin mendorong adanya paket wisata terpadu agar pengunjung lebih mudah menikmati berbagai potensi desa. Promosi juga akan terus kami galakkan untuk menjaga momentum positif ini,” jelasnya.
Dengan pesona alam, inovasi kreatif, dan dukungan infrastruktur yang memadai, desa wisata di Kota Batu semakin menjadi destinasi favorit bagi para pelancong dari berbagai kalangan. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

