Dari Ras Flemish Giant hingga Lionhead, Puluhan Kelinci Huni Wahana Baru 'Rabbit in Wonderland' di PDTS KBS

Puluhan kelinci dari 11 spesies dunia, termasuk Flemish Giant dan Transylvania Giant, kini bisa diajak bermain, digendong, dan diberi makan di Rabbit in Wonderland Surabaya.

10 Aug 2025 - 21:48
Dari Ras Flemish Giant hingga Lionhead, Puluhan Kelinci Huni Wahana Baru 'Rabbit in Wonderland' di PDTS KBS
Seorang anak memberi makan kelinci di wahana Rabbit in Wonderland PDTS KBS (foto: Ryan/SJP)

SURABAYA, SJP - Bulu lembut, telinga panjang, hingga kebiasaan melompat-lompat dan makan wortel, siapa lagi kalau bukan Kelinci, hewan berbulu dengan wujud menggemaskan itu memang paket lengkap untuk mencuri hati anak-anak hingga orang dewasa.

Kini, puluhan satwa menggemaskan tersebut tidak hanya bisa dilihat, tapi juga bisa diajak bermain di Rabbit in Wonderland (RIW), wahana baru Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) yang baru saja diresmikan pada Minggu, (10/8/2025).

Direktur Operasional dan Umum PDTS KBS, Nurika Widyasanti, menjelaskan bahwa wahana baru itu sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman baru sekaligus memperluas pilihan hiburan bagi para pengunjung PDTS KBS.

"Ini bisa jadi daya tarik batu bagi PDTS KBS, kami bahkan langsung menghadirkan setidaknya sekitar 30 hingga 50 kelinci di wahana Rabbit in Wonderland," ujar Nurika, Minggu (10/8/2025).

Hadirkan 11 Ras Kelinci dari Seluruh Dunia

Salah satu edukator di Rabbit in Wonderland, Alfia, menjelaskan bahwa wahana tersebut dirancang agar pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga bisa berinteraksi langsung dengan kelinci. Mulai dari memegang, menggendong, hingga memberi maan wortel.

"Pengunjung bisa foto bareng kelinci, mau selfie atau difotoin juga bisa. Di bagian tengah area RIW ada taman dan spot foto seperti istana. Ada area khusus memberi makan, kelincinya dibiarkan lepas tapi tetap ada pagar pembatas supaya aman untuk anak-anak," papar Alfia.

Dari puluhan kelinci yang ada dalam Rabbit in Wonderland, setidaknya ada 11 ras kelinci yang dihadirkan, diantaranya: Flemish Giant, Transylvania Giant, Angora, Netherland Dwarf, Lionhead, Fuzzy Loop, Satin, Rex, Dutch, New Zealand, dan Holland Lop.

Mayoritas ras kelinci itu berasal dari Eropa dan Amerika, meski juga ada yang sudah berkembang biak di Indonesia. Dua ras kelinci yang paling menarik adalah Flemish Giant dan Transylvania Giant, karena tidak hanya ukurannya yang besar, tetapi juga langka

Salah satu kelinci yang langsung menyambut pengunjung di area depan wahana RIW bernama Giant, ras kelinci Flemish Giant yang merupakan salah satu ras kelinci terbesar di dunia.

Alfia menyebut bahwa ras kelinci Flesmish Giant tersebar di dataran Eropa, Amerika Utara & Amerika Latin, Australia & Selandia Baru hingga Asia termasuk Indonesia.

Ukuran Tubuh kelinci Flrmish Giant dewasa dapat bisa mencapai berat 6 hingga 10kg, bahkan beberapa tercatat melebihi 12 kg Panjang tubuh dari kepala hingga ekor sekitar 70-90 cm. Postur tubuhnya panjang dan berotot, dengan dada lebar, punggung yang relatif lurus, kaki kokoh, dan langkahnya jauh meski berukuran besar

"Jadi selain besar, ras ini juga memiliki bulu tebal, lembut, dan halus. Varietas warna meliputi abu-abu (grizzle), agouti, putih, hitam, serta pola broken (campuran warna)," terang Alfia.

Meski besar, Alfia mengatakan bahwa umumnya ras kelinci Flasmish Giang bersikap tenang dan jinak. Meskipun ukurannya besat, ras ini dikenal mudah dijinakkan dan dapat berinteraksi baik dengan manusia.

Selain mengenalkan jenis-jenis kelinci, di wahana RIW, pengunjung juga diedukasi mengenai cara interaksi yang aman dengan kelinci. "Kalau mau menggendong jangan ditarik telinganya, harus dibopong. Kalau disini, wortel cuma camilan, makanan utama kelinci adalah pelet atau pakan khusus," tambahnya.

Mela, pengunjung asal Surabaya, datang bersama suami dan anaknya yang belum berusia dua tahun. Ia mengaku sengaja mampir ke PDTS KBS, khususnya Rabbit in Wonderland untuk memperkenalkan satwa kepada sang anak.

"Masuk ke sini nyaman, anak-anak juga aman karena kelincinya jinak. Tadi anak saya awalnya takut, tapi lama-lama berani pegang kelinci dan terlihat senang sekali," katanya.

Meski puas ingin kembali lagi, Mela memberi masukan agar kebersihan area lebih ditingkatkan. "Mungkin bisa lebih bersih lagi, soalnya masih banyak daun berserakan," ucapnya.

Dengan koleksi kelinci yang lucu, area bermain yang ramah anak, dan spot foto yang manis, Rabbit in Wonderland yang selalu buka mengikuti jam operasional PDTS KBS, bisa jadi alasan tambahan untuk mengisi waktu di akhir pekan.

Harga tiket masuk RIW sendiri dipatok Rp20 ribu per orang, gratis untuk anak dengan tinggi di bawah 85 cm. Jika ingin memberikan makan kelinci, satu keranjang wortel di wahana tersebut dijual dengan harga Rp5 ribu. (*)

Editor : Danu S 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow