Mampu Wujudkan Lingkungan Ramah Anak, Kota Probolinggo Pertahankan Status KLA dari Kemen PPPA
Penghargaan yang diterima Kota Probolinggo ini diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam memenuhi hak dan perlindungan anak.
KOTA PROBOLINGGO, SJP — Kota Probolinggo kembali mempertahankan predikat utama sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) pada tahun 2025. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam memenuhi hak dan perlindungan anak.
"Ini adalah hasil kerja keras Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPA) serta seluruh pihak terkait. Kami akan terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan untuk anak," ujar Wali Kota Probolinggo, Aminuddin dengan rasa syukur dan kebanggaan.
Predikat KLA ini sejalan dengan visi Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030, yang bertujuan memastikan anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Aminuddin menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak.
Evaluasi KLA dilakukan setiap dua tahun sekali, dengan penilaian berdasarkan data pendukung dari tahun 2023 dan 2024. Anugerah ini diberikan kepada daerah yang secara konsisten dan terencana memenuhi hak anak serta memberikan perlindungan khusus bagi mereka.
Kemen PPPA berharap seluruh kabupaten/kota di Indonesia dapat memenuhi indikator KLA, memperkuat komitmen nasional menuju Indonesia yang lebih ramah anak. Kota Probolinggo sendiri bertekad untuk terus meningkatkan kualitas layanan, menjamin keamanan, dan mendukung perkembangan optimal anak-anak.
"Predikat KLA bukanlah tujuan akhir, melainkan langkah awal untuk perbaikan berkelanjutan," tegas Aminuddin. Kolaborasi antarinstansi di Kota Probolinggo diharapkan dapat memastikan pemenuhan hak anak dan perlindungan mereka tetap terjaga.
Dengan dukungan semua pihak, diharapkan kualitas hidup anak-anak Indonesia semakin meningkat, menuju terwujudnya generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (*)
Editor : Danu S
What's Your Reaction?

