Dapur Warga di Tenggarang Bondowoso Terbakar, Diduga Akibat Bakar Sampah
Kebakaran melanda dapur rumah milik warga di Desa Sumber Salam, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso. Api diduga berasal dari pembakaran sampah yang merembet ke tumpukan kayu. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp5 juta.
BONDOWOSO, SJP – Cuaca yang tidak menentu di berbagai wilayah di Kabupaten Bondowoso, harus mendapatkan atensi khusus dari seluruh warga. Angin kencang yang melanda membuat pohon lapuk di pinggir jalan tumbang.
Angin kencang juga harus diantisipasi oleh warga yang biasa membakar tumpukan sampah. Apalagi, sampah yang dibakar berdekatan dengan barang atau benda yang mudah terbakar.
Seperti halnya kebakaran yang melanda sebuah dapur rumah milik warga Desa Sumber Salam, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, pada Senin (8/9/2025) siang.
Peristiwa ini bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang merembet ke tumpukan kayu di sekitar rumah. Si jago merah nyaris melalap rumah warga jika saat itu petugas pemadam kebakaran tidak sigap melakukan pemadaman.
Berdasarkan keterangan Kepala Satpol PP dan Damkar melaui Kasi Damkar, Martanto mengatakan, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB dan berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) Bondowoso pada pukul 12.42 WIB.
“Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun pemilik rumah, Hosnul Hotimah (26), mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp5 juta,” jelasnya saat dihubungi suarajatimpost.com.
Pelapor kejadian, Misbahul Hasan, segera menghubungi petugas damkar. Tim regu II Damkar Bondowoso yang terdiri dari Misbah, Azizah, Retno, dan Diah langsung diterjunkan ke lokasi.
Martanto menjelaskan, setelah tiba di lokasi, petugas segera memadamkan api, melakukan pengecekan potensi nyala api susulan, serta melaksanakan asesmen dan dokumentasi di tempat kejadian.
“Beruntung api cepat ditangani, sehingga tidak merembet ke bagian rumah lain,” ujarnya.
Dirinya mengimbau agar masyarakat lebih waspada saat melakukan pembakaran sampah dan memastikan tidak ada material mudah terbakar di sekitarnya.
“Jangan sampai kejadian yang sama terjadi lagi,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

