Dana SiLPA Mengendap Capai Rp450 Miliar, Realisasi Belanja Dinas PUTR Disoal
SiLPA dikarenakan minim belanja dan ada banyak pergeseran rasionalisasi kegiatan 2025. Paling besar realisasi belanja kurang di PUTR.
GRESIK, SJP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) 2025 mengendap mencapai Rp450 miliar. Nilai SiLPA tersebut tercatat cukup tinggi sejak beberapa tahun terakhir.
Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim, mengatakan tingginya angka SiLPA tersebut akibat realisasi belanja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang rendah.
Anggaran yang seharusnya dibelanjakan atas proyeksi oleh sejumlah OPD pada tahun kemarin, namun tidak bisa dilaksanakan.
"Kita masih melakukan identifikasi, namun yang sudah dilaksanakan namun belum tuntas pembayarannya ada sekitar 50,8 miliar, dari total SiLPA Rp450 M," kata Nurhamim, Senin (2/3/2026).
Nurhamim menyampaikan, belum tuntas pembayaran tersebut berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
Ia menyebut, alasan belum tuntas pembayaran tersebut karena kalah cepat dengan waktu sehingga ada sistem administrasi yang tidak terpenuhi.
"Dan yang lain akumulasi sampai Rp450 miliar itu, memang ada banyak pergeseran rasionalisasi kegiatan 2025. Paling besar realisasi belanja kurang di PUTR," jelasnya.
Pihaknya menambahkan, bahwa fokus rencana APBD 2026 ialah infrastruktur. Dana SiLPA 2025 ini sebagian akan diproyeksikan penambahan postur belanja daerah infrastruktur tahun ini.
"Kami memberikan batasan tertentu infrastruktur mana yang akan menjadi prioritas dan feedback hingga multiplayer efek terhadap ekonomi, kemiskinan, hingga perluasan lapangan kerja," pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

