Cuaca Ekstrem Terjang Kota Kediri, Puluhan Rumah di Kelurahan Kaliombo Rusak

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri, Kelurahan Kaliombo menjadi wilayah terdampak paling parah.

04 Apr 2026 - 13:41
Cuaca Ekstrem Terjang Kota Kediri, Puluhan Rumah di Kelurahan Kaliombo Rusak
Warga Kota Kediri saat memperlihatkan bagian atap rumah yang rusak. (Foto: Putra/SJP)
Cuaca Ekstrem Terjang Kota Kediri, Puluhan Rumah di Kelurahan Kaliombo Rusak
Cuaca Ekstrem Terjang Kota Kediri, Puluhan Rumah di Kelurahan Kaliombo Rusak

KOTA KEDIRI, SJP–Puluhan rumah di Kota Kediri terdampak cuaca ekstrem yang terjadi pada Jumat (3/4/2026) sore. 

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri, Kelurahan Kaliombo menjadi wilayah terdampak paling parah.

Di wilayah RT 01 RW 05, tercatat 13 rumah mengalami kerusakan, sementara di wilayah RT 02 RW 05 terdapat 3 rumah. Selain itu, di Perumahan Bumi Asri Blok S (RT 06 RW 07) terdapat 5 rumah, dan Blok T (RT 05 RW 07) sebanyak 9 rumah yang juga masuk wilayah Kelurahan Kaliombo.

Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap bangunan. Di rumah milik Surono, warga Kaliombo, atap berbahan spandek terlepas setelah terhempas angin kencang. 

Atap spandek dengan ukuran 2x8 meter hingga 3x4 meter terbang dari posisinya saat hujan deras dan angin kencang melanda.

"Saya sedang mengerjakan di bawah. Kemudian terdengar suara petir yang kencang, lalu saya cek liat keatas ternyata atapnya sudah melayang semua," tutur Surono, Sabtu (4/4/2026).

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Tidak ada korban tapi atapnya hilang," tambahnya. 

Akibat kejadian ini, Surono diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp15 juta.

Kejadian ini bukan kali pertama bagi Surono. Pekan lalu, saat tetangganya menggelar hajatan, angin kencang menerbangkan tenda yang beruntung tertahan pohon kelapa. 

"Kalau tidak ada pohon kelapa sudah mengenai rumah saya. Alhamdulillah tidak ada korban," ujarnya.

Kondisi serupa dialami Sari. Atap kamar di lantai dua rumahnya diterbangkan angin saat cuaca ekstrem berlangsung. Atap berbahan galvalum tersebut jatuh di rumah tetangga. Beruntung, saat kejadian tidak ada anggota keluarga di dalam kamar. 

"Sekitar jam 3, hujan dulu baru angin kencang. Atapnya tersingkap kemudian jatuh," tuturnya.

Sementara itu, di rumah Hartini yang berhadapan dengan rumah Sari, atap dapur tampak berlubang akibat genting yang tersapu angin. 

"Di kamar juga begitu, tapi sudah sempat dibetulkan," ujarnya.

Di Kelurahan Ngronggo, sebuah showroom mobil juga terdampak, atap kanopi diterbangkan angin dan kaca bagian atap pecah.

Untuk membantu warga, BPBD Kota Kediri telah menyalurkan bantuan berupa 40 lembar terpal pada Sabtu pagi. Sebelumnya, Wakil Wali Kota Kediri, Qowimmudin Thoha, bersama Kalaksa BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, dan Plt Sekretaris Daerah Kota Kediri, M. Ferry Djatmiko, telah meninjau sejumlah lokasi terdampak.

"Kita langsung gerak cepat, hasil dari asesmen tadi malam. Ini tadi kita serahkan ke Kepala Kelurahan, kemudian didistribusikan ke RT dan RW untuk diberikan langsung kepada warga. Ini bukti kalau Pemerintah Kota Kediri hadir," ungkap Kalaksa BPBD Kota Kediri, Joko Arianto.

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, cuaca ekstrem ini juga menyebabkan pohon tumbang di belasan titik di wilayah Kota Kediri. (*)

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow