Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Paseban Dihentikan Setelah Tujuh Hari
Proses pencarian melalui penyisiran hingga radius 3 kilometer dari lokasi kejadian telah dilakukan.
JEMBER, SJP–Memasuki hari ketujuh, proses pencarian korban tenggelam asal Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, yang mengalami musibah di Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Jember pada Sabtu (28/3/2026), akhirnya resmi dihentikan.
Proses pencarian melalui penyisiran hingga radius 3 kilometer dari lokasi kejadian telah dilakukan.
Upaya ini tidak hanya melibatkan masyarakat nelayan, tetapi juga tim gabungan dari Search and Rescue (SAR) Banyuwangi, Jember, dan Lumajang, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Meski berbagai upaya telah dikerahkan, jenazah FD yang berusia sekitar 15 tahun dan masih berstatus pelajar tersebut belum berhasil ditemukan.
"Masih belum ditemukan pak, kami dari sanak famili juga berusaha mencari orang pintar namun jenazah kerabat kami belum ditemukan hingga saat ini," kata sumber keluarga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (4/4/2026).
Sementara itu, di tempat terpisah, Babinsa Desa Paseban sekaligus anggota Koramil 0824 Jember, Serda Rifky, memberikan konfirmasi serupa saat dimintai keterangan.
Ia menyebut bahwa dalam pencarian hari ke 7 ini korban belum bisa ditemukan.
Kendati demikian, pencarian dengan alat seadanya bersama nelayan tetap terus dilakukan.
"Pencarian dihentikan pak, ini sudah memasuki hari ke 7, dan belum membuahkan hasil Kami meminta maaf kepada pihak keluarga. Namun meski tim gabungan sudah hentikan proses pencarian, namun kami bersama nelayan akan tetap mencari dengan alat seadanya," pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

