Cengkeh Ekspor Dikembalikan Amerika karena Diduga Terpapar Radioaktif, TPS Surabaya Tegaskan Aman

Proses pembongkaran kontainer cengkeh yang diduga terpapar bahan radioaktif dilakukan dengan pengawasan ketat dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

05 Nov 2025 - 08:05
Cengkeh Ekspor Dikembalikan Amerika karena Diduga Terpapar Radioaktif, TPS Surabaya Tegaskan Aman
Aktivitas di terminal peti kemas Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya tetap berjalan normal. (foto: atk/SJP)

SURABAYA, SJP — Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memastikan aktivitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya tetap berjalan normal.  Klarifikasi ini disampaikan setelah beredar informasi mengenai kontainer berisi cengkeh yang dikembalikan dari Amerika Serikat karena diduga terkontaminasi bahan radioaktif cesium 137.

Ardiansyah, Humas PT Terminal Petikemas Surabaya, menegaskan bahwa tidak ada penutupan pelabuhan maupun penghentian kegiatan bongkar muat. “Terminal Petikemas Surabaya tidak ditutup. Proses bongkar muat di kawasan pelabuhan Tanjung Perak masih berlangsung seperti biasanya,” ujar Ardiansyah saat dikonfirmasi, Selasa (4/11/2025).

Ia menjelaskan, proses pembongkaran kontainer yang diduga terpapar bahan radioaktif dilakukan dengan pengawasan ketat dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

“Bongkar peti kemas yang mengandung bahan terpapar cesium dilakukan di bawah pengawasan Bapeten. Dari hasil pemantauan, seluruh kegiatan dinyatakan aman,” tegasnya.

Menurut Ardiansyah, pembongkaran dilakukan di area TPS sesuai dengan prosedur yang berlaku. Namun, kontainer berisi cengkeh terkontaminasi itu tidak disimpan di dalam terminal.

“Setelah dibongkar, peti kemas langsung dikeluarkan dari area terminal untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pelayanan kepada pengguna jasa tidak terganggu dengan adanya kejadian tersebut. “Kegiatan pelayanan bongkar muat tetap berlangsung normal, dan seluruh pengguna jasa tetap dilayani dengan baik,” tambah Ardiansyah.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sempat ditutup karena adanya peti kemas muatan cengkeh yang dikembalikan oleh Amerika Serikat. Dugaan sementara, cengkeh tersebut terkontaminasi cesium 137 (Cs-137), bahan yang tergolong radioaktif. Namun, pihak TPS menepis kabar tersebut dan memastikan kondisi pelabuhan tetap aman serta seluruh kegiatan berjalan seperti biasa. (**/atk)

Editor: Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow