Camat Jrengik Fokuskan Musrenbang RKPD pada Penanganan Banjir

Program penanganan banjir diharapkan tidak hanya berupa bantuan pascabanjir, tetapi juga berupa langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya banjir

30 Jan 2025 - 14:36
Camat Jrengik Fokuskan Musrenbang RKPD pada Penanganan Banjir
Camat Jrengik, Kabupaten Sampang, Romsah saat memberikan keterangan setelah Musrembang RKPD di Kantor Kecamatan Jrengik. (Fadil/SJP)

SAMPANG, SJP - Banjir di Kabupaten Sampang perlu penanganan serius. Sebab berdampak pada sektor pertanian dan rusaknya akses mobilitas sosial. Dampak tersebut dirasakan oleh masyarakat di Desa Jrengik, Kecamatan Jrengik.

"Yang menjadi fokus utama dalam Musrenbang RKPD (rencana kerja pemerintah daerah) tahun ini penanganan banjir di Kecamatan Jrengik," Jelas Camat Jrengik, Romsah, Kamis (30/1/2025).

Menurut Romsah, banjir di Sampang merupakan bencana alam yang terjadi setiap tahun. Sehingga pihaknya memberikan atensi dalam hal penanganan. 

"Yang kedua, termasuk program unggulan desa, seperti desa wisata," ucapnya.

Selain itu, dirinya juga akan mengembangkan rumput laut di Desa Asam Nunggal yang kualitasnya sudah ekspor. Dirinya yakin, jika itu dikelola dengan baik, Kecamatan Jrengik akan lebih maju. 

"Maka penanganan banjir itu penting. Karena meskipun kita menanam, banjir datang, ya mati," ungkapnya.

Disebutkannya, di Kecamatan Jrengik yang terdampak banjir ada empat desa dan yang paling parah di tiga desa. Seperti Desa Panyeppen, Margan Toko, Asam Nunggal dan Desa Majengan. 

"Kalau Desa Taman tidak terlalu parah," ingatnya.

Baginya, program penanganan banjir di Kecamatan Jrengik yang paling efektif bukan berupa bantuan seperti bantuan bahan atau alat. Tetapi bagaimana cara pencegahan agar banjir bisa diatasi dengan baik.

"Kalau informasi dari bapak Pj Bupati, itu nanti akan dibuat serapan-serapan air," pungkasnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow