Bupati Situbondo Launching Vorsa UMKM, 1.500 Pelaku UMKM Langsung Daftar

Program ini banyak diminati oleh masyarakat yang memiliki usaha, untuk peningkatan usahanya. Terbukti dari data yang dihimpun oleh Pemkab, ada setidaknya 1.500 pelaku UMKM yang telah terdaftar dan berminat untuk pengajuan pinjaman modal usaha tanpa bunga melalui Vorsa UMKM.

23 Oct 2025 - 15:37
Bupati Situbondo Launching Vorsa UMKM, 1.500 Pelaku UMKM Langsung Daftar
Dalam Launching Vorsa UMKM, Bupati Situbondo secara seremonial menyerahkan pinjaman modal kepada beberapa pelaku UMKM (Foto : Sugeng/SJP)

SITUBONDO, SJP – Janji politik bupati untuk membantu dan meningkatkan, serta mengembangkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Situbondo, mulai banyak yang diwujudkan melalui program dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo.

Salah satu program yang baru saja dilaunching yakni voucher usaha, pelatihan kerja dan pinjaman modal bunga nol persen bagi UMKM (Vorsa UMKM). 

Program ini banyak diminati oleh masyarakat yang memiliki usaha, untuk peningkatan usahanya. Terbukti dari data yang dihimpun oleh Pemkab, ada setidaknya 1.500 pelaku UMKM yang telah terdaftar dan berminat untuk pengajuan pinjaman modal usaha tanpa bunga melalui Vorsa UMKM.

Usai melaunching program andalan untuk UMKM ini, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengungkapkan rasa senangnya karena para pelaku UMKM sudah banyak yang menunggu.

"Akhirnya kita melaunching, setelah bolak-balik rapat, karena memang ini kan harus hati-hati betul," kata Mas Rio sapaan akrab Bupati Situbondo, Kamis (23/10/2025).

Ia menambahkan, jika ini merupakan salah satu janji politik bupati dan wakil bupati untuk membantu para UMKM mendapatkan pinjaman modal usaha, tanpa bunga pinjaman maupun biaya administrasi dengan jumlah pinjaman maksimal sebesar Rp20 juta.

"Program Vorsa UMKM ini sebenarnya sudah disampaikan saat kampanye Pilkada, jadi setiap pelaku UMKM bisa melakukan pinjaman modal usaha dan bunga pinjaman termasuk biaya administrasi ditanggung oleh Pemkab Situbondo," ujarnya.

Anggaran yang digelontorkan untuk program pinjaman modal bunga nol persen ini, sebesar Rp3 milliar di Perubahan APBD 2025 yang nanti akan dialokasikan untuk pembayaran subsidi bunga pinjaman modal bagi UMKM, kepada pihak Bank yang telah ditunjuk bekerja sama, salah satunya Bank Tabungan Negara atau BTN.

"Jadi, nanti orang pinjam duit ke bank nanti yang seleksi apakah ini layak atau tidak. Jadi UMKM tinggal mengajukan dan memenuhi persyaratan, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB) dan kelengkapan lainnya," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Branch Manager Bank Tabungan Negara Cabang Banyuwangi/Situbondo, Ginanjar Fahmi Pratama mengungkapkan, jika program ini memang dikhususkan kepada UMKM.

"Sebanyak-banyaknya UMKM di Situbondo segera menikmati fasilitas ini, datang ke BTN nanti kita proses, semua UMKM bisa masuk," katanya.

Namun, Ginanjar juga menekankan jika nanti sudah mendapatkan pinjaman, para peminjam UMKM ini tidak boleh telat membayarnya, karena jika telat, Pemkab tidak akan membayar angsuran bunga perbulan.

"Syaratnya mereka setiap bulan tidak boleh telat membayar angsuran, (kalau telat) itu enggak dibayarin bunganya sama Pemkab. Infonya harus bayar sebelum tanggal 20," jelasnya.

Pengajuan pinjaman juga bisa dilakukan melalui online, para UMKM bisa mengakses pengajuan pinjaman dengan cara mendaftar melalui https://vorsaumkm.situbondo.go.id (Geng)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow