Bupati Mojokerto Tegaskan Jabatan Diraih dengan Prestasi bukan Dibeli

Gus Barra menegaskan, tidak ada praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Mojokerto

03 Mar 2025 - 12:55
Bupati Mojokerto Tegaskan Jabatan Diraih dengan Prestasi bukan Dibeli
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa saat pimpin apel perdana setelah resmi dilantik. (Syaiful/SJP)

MOJOKERTO, SJP - Apel perdana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto penuh dengan penegasan oleh Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa di hadapan ratusan aparatur sipil negara (ASN), Senin (3/3/2025).

Bupati yang akrab dipanggil Gus Barra itu menegaskan, kasus penipuan dengan modus jual beli jabatan yang mencatut nama Pemkab Mojokerto tidak ada kaitannya sama sekali dengan Pemkab Mojokerto. 

"Terkait jual beli jabatan kemarin, kami pastikan kita tidak melakukan jual beli jabatan," tegasnya, Senin (3/3/2025). 

Gus Barra menegaskan komitmennya dalam menjaga muruah Pemkab Mojokerto. Pihaknya akan fokus pada pembinaan ASN.

Ditegaskan olehnya, jabatan hanya bisa diperoleh dengan prestasi yang baik, loyalitas dan integritas menjadi seorang ASN. Bukan dengan membeli jabatan yang tak tentu kepastiannya. 

"Kami sampaikan kepada penjenengan semua, bekerjalah yang baik, profesional, integritas dan loyalitas. Itu kunci panjenengan memegang jabatan," tegasnya di hadapan ratusan ASN saat apel perdana. 

Gus Barra meminta seluruh ASN untuk bekerja dengan baik, profesional. Dia mengaku memiliki penilaian tersendiri untuk melakukan penataan jabatan strategis di lingkup Pemkab Mojokerto. 

"Panjenengan bekerja dengan baik, panjenengan bekerja dengan profesional, sesuai dengan tupoksinya, maka itu yang akan menjadi penelitian kami untuk bisa mengisolasi jabatan strategis di pemerintahan Kabupaten Mojokerto," jelasnya. 

Pihaknya memastikan, dalam kepemimpinan 5 tahun ke depan, dipastikan tidak ada jual beli jabatan di lingkup Pemkab Mojokerto. 

"Kami pastikan, hal yang terjadi beberapa hari yang lalu, ada oknum yang mengatasnamakan kami, melakukan jual-beli jabatan, memberikan janji kepada kalian semua kami pastikan itu bukan bagian dari kami dan bukan perintah kami," tandasnya.

Tidak hanya di lingkungan Pemkab Mojokerto, Gus Barra juga menegaskan tidak akan ada praktik jual beli jabatan pada tingkat kepala sekolah.

"Bukan bagian dari pada kami. Jika ada oknum yang datang kepada penjenengan untuk menawarkan jabatan dengan membayar, kami pastikan itu bukan perintah kami," tutupnya. (*) 

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow