Sekolah Rakyat Kota Blitar Kantongi 125 Calon Siswa
Menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), jumlah calon peserta didik Program Sekolah Rakyat di Kota Blitar masih belum memenuhi kuota yang ditetapkan.
KOTA BLITAR, SJP - Menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), jumlah calon peserta didik Program Sekolah Rakyat di Kota Blitar masih belum memenuhi kuota yang ditetapkan.
Hingga saat ini, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar mencatat baru 125 calon siswa yang telah melengkapi seluruh persyaratan administrasi.
Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Eka Atikah mengatakan pihaknya masih terus melakukan penjangkauan dan pendataan untuk menambah jumlah peserta didik. Langkah tersebut dilakukan agar target penerimaan sebanyak 270 siswa pada tahun pertama penyelenggaraan Sekolah Rakyat dapat terpenuhi.
"Jumlah calon siswa yang sudah lengkap administrasi sekitar 125 anak. Sampai sekarang kami masih terus melakukan penjangkauan calon siswa," katanya, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, 125 calon peserta didik tersebut berasal dari tiga jenjang pendidikan, mulai Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Proses sosialisasi kepada masyarakat juga masih terus dilakukan agar keluarga yang memenuhi kriteria dapat segera mendaftarkan anaknya.
Selain mengejar pemenuhan kuota, Dinsos juga mulai mempersiapkan tahapan menjelang dimulainya kegiatan belajar. Salah satunya adalah pemeriksaan kesehatan bagi seluruh calon peserta didik sebelum mengikuti kegiatan di sekolah.
Eka menjelaskan, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli 2026. Sebelum mengikuti MPLS, seluruh calon siswa akan menjalani cek kesehatan sebagai bagian dari persiapan awal.
"Para calon siswa akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu sebelum mengikuti kegiatan MPLS," ujar dia.
Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dinsos Kota Blitar berharap proses penjaringan peserta didik yang masih berlangsung dapat segera memenuhi target sehingga kegiatan belajar mengajar dapat dimulai sesuai jadwal. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

