Bupati Jember Mulai Entaskan Kemiskinan melalui Program Gus'e Peduli Kesehatan

Pemkab Jember menegaskan bahwa program ini bukan sekadar slogan. Program ini menjelma menjadi bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis yang akan diluncurkan serentak di tiga rumah sakit daerah Kabupaten Jember.

07 Jul 2025 - 12:31
Bupati Jember Mulai Entaskan Kemiskinan melalui Program Gus'e Peduli Kesehatan
Bupati Jember Muhamad Fawait saat meluncurkan program Gus'e Peduli Kesehatan. (Foto: Ulum/SJP)

JEMBER, SJP—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar kegiatan Pro-Guse di Aula Darusy Syifa Rumah Sakit dr. Soebandi, Senin (7/7/2025). Kegiatan itu sekaligus meluncurkan program Gus'e Peduli Kesehatan. 

Gus’e Peduli Kesehatan merupakan program Pemkab Jember guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan menyentuh akar rumput.

Pemkab Jember menegaskan bahwa program ini bukan sekadar slogan. Program ini menjelma menjadi bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis yang akan diluncurkan serentak di tiga rumah sakit daerah Kabupaten Jember.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan, hari ini Pemkab Jember menghimpun semua pihak untuk melaksanakan bakti sosial yang diberi nama Gus'e Peduli Kesehatan.

"Ini sebetulnya adalah simbol bahwa salah satu fokus utama Pemkab Jember adalah di sektor kesehatan. Karena kesehatan menjadi kebutuhan dasar dari setiap warga Indonesia, termasuk warga Jember," ucap pria yang karib dipanggil Gus Fawait itu, Senin (7/7/2025).

Dia menerangkan, angka kemiskinan di Kabupaten Jember masih terbilang tinggi dan belum berkurang. Karena itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Jember.

"Selalu saya sampaikan di mana-mana, kita punya angka kemiskinan yang besar. Kita punya angka kemiskinan ekstrem yang juga besar. Bahkan terbesar di Jawa Timur. Angka kemiskinan ini berdampak kepada banyak hal. Termasuk masalah urusan kesehatan," imbuhnya.

Selain itu, Gus Fawait menjelaskan, angka kematian ibu dan kematian bayi serta angka stunting di Jember masih terbilang tinggi. Karena itu, Pemkab Jember tidak bisa mengatasinya sendiri. Sehingga perlu bantuan dari seluruh masyarakat.

"Ini tidak bisa saya atasi sendiri. Maka saya mohon dibantu terhadap para dokter, para nakes dan jajaran direktur, serta semuanya tiga rumah sakit, puskesmas, dan semua pihak untuk membantu mengatasi masalah kemiskinan dan kesehatan," jelasnya.

"Ke depan, kita punya rencana bahwa semua pihak di Kabupaten Jember harus konsentrasi membantu Pemkab Jember mengatasi kemiskinan," imbuhnya.

Meski demikian, Gus Fawait menyebut, selama 10 tahun terakhir, Pemkab Jember telah melakukan banyak hal. Mulai dari realisasi APBD, aksi-aksi sosial, dan pengembangan ekonomi. Namun hal itu belum mampu menurunkan angka kemiskinan.

"UMKM maju tapi kemiskinan tetap maju. Ekonomi besar tetapi kemiskinan banyak. Bakti sosial dilakukan di mana-mana, tetap tidak mengurangi angka kemiskinan di Jember. Karena kita melakukannya sendiri-sendiri," tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Akhmad Helmi Luqman mengatakan, program Gus'e Peduli Kesehatan ini merupakan terobosan baru yang dilakukan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan yang diyakini bisa mengurangi angka kemiskinan di kabupaten Jember.

"Hal ini untuk meningkatkan akses layanan dan kualitas kesehatan bagi masyarakat Jember, serta meningkatkan peran serta masyarakat terhadap kesehatan dan bersinergi antar lembaga pemerintah dan swasta dibidang kesehatan, dengan program yang diwujudkan dengan bakti sosial diberi nama Gus'e Peduli kesehatan," ucapnya. (***)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow