Pj Sekda Jember Apresiasi Dedikasi ASN Verval Data Kemiskinan

Pj Sekda Jember apresiasi dedikasi ASN dalam verval data kemiskinan. Pemkab siapkan evaluasi penugasan, termasuk penyesuaian lokasi kerja dan dukungan bagi ASN dengan keterbatasan fisik.

21 Apr 2026 - 16:30
Pj Sekda Jember Apresiasi Dedikasi ASN Verval Data Kemiskinan
Pj Sekda Jember Akhmad Helmi Luqman Saat Datangi ASN Yang Tertimpa Musibah.(Ulum/SJP)

JEMBER, SJP – Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Akhmad Helmi Luqman, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jember yang terjun langsung melakukan verifikasi faktual (verval) data warga miskin.

Menurut Helmi, tugas tersebut bukanlah hal mudah, terutama bagi ASN yang harus menjangkau wilayah pelosok dengan kondisi medan yang menantang. Namun, semangat yang ditunjukkan para ASN dinilai menjadi bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat kecil.

“Saya apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua ASN yang sudah melaksanakan verifikasi data dengan penuh suka dan duka di lapangan. Ini menunjukkan bahwa ASN terpanggil untuk peduli terhadap warga miskin di Kabupaten Jember,” ujarnya saat menjenguk salah satu ASN di RS dr. Soebandi.

Ia menegaskan, Pemkab Jember tidak menutup mata terhadap berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus melakukan evaluasi agar proses verifikasi ke depan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar pelaksanaan verifikasi bisa lebih baik ke depan,” katanya.

Terkait ASN yang memiliki keterbatasan fisik, seperti kondisi kesehatan atau faktor usia, Helmi memberikan kelonggaran dengan mendorong adanya solidaritas antarpegawai di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Bagi yang keberatan karena sakit atau sudah sepuh, verval bisa diwakilkan kepada rekan kerja lainnya. Masa temannya tidak bisa membantu? Yang penting datanya tetap bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Selain itu, persoalan jarak tempuh menuju wilayah pinggiran juga menjadi perhatian serius. Helmi mengakui, banyak warga miskin berada di daerah terpencil sehingga membutuhkan keterlibatan lebih banyak ASN.

“Memang ini sudah diatur, tapi karena banyak warga miskin di wilayah pinggiran, mau tidak mau kita libatkan lebih banyak ASN,” ungkapnya.

Ke depan, Pemkab Jember berencana melakukan penataan ulang penugasan agar lokasi verifikasi lebih dekat dengan domisili ASN yang bertugas.

“Nanti akan kita evaluasi agar penugasannya bisa lebih dekat dengan tempat tinggal ASN,” pungkasnya. (***)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow