Bukan Gertak Sambal, Ramp Check Terbaru di Kota Batu Temukan Banyak Pelanggaran

Sepanjang Januari 2025 telah dilakukan delapan kali ramp check dengan memeriksa 99 kendaraan, termasuk bus pariwisata, angkutan barang, dan penumpang umum. Dari total kendaraan yang diperiksa, 30 bus dinyatakan tidak laik jalan dan langsung dilarang beroperasi.

03 Feb 2025 - 20:30
Bukan Gertak Sambal, Ramp Check Terbaru di Kota Batu Temukan Banyak Pelanggaran
Ramp check yang dilakukan tiap akhir pekan oleh Polres dan Dishub di Kota Batu (dok/Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP - Langkah antisipasi kecelakaan bus pariwisata yang dilakukan Pemkot Batu melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polres Batu, bukan sekadar gertak sambal. Ramp check rutin yang digelar setiap akhir pekan, terbukti menemukan lebih banyak pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan penumpang.

Kepala Dishub Kota Batu, Hendry Suseno saat diwawancarai pada Senin (3/2/2025) menyebutkan, sepanjang Januari 2025 telah dilakukan delapan kali ramp check dengan memeriksa 99 kendaraan, termasuk bus pariwisata, angkutan barang, dan penumpang umum. Dari total kendaraan yang diperiksa, 30 bus dinyatakan tidak laik jalan dan langsung dilarang beroperasi.

"Sebanyak 22 bus memenuhi semua unsur kelaikan dan diberikan stiker biru sebagai tanda laik jalan. Sementara 47 bus laik jalan dengan catatan diberikan stiker merah muda dan diwajibkan melakukan perbaikan," terangnya. 

Sebaliknya, bus yang tidak memenuhi standar keselamatan diberi stiker merah dan dikenakan sanksi tilang. Kondisi yang tidak memenuhi syarat mulai dari kelengkapan surat-surat kendaraan hingga fungsi rem yang tidak optimal menjadi temuan dominan.

"Kebijakan ini kami perketat setelah kecelakaan maut yang menewaskan empat orang pada 8 Januari lalu. Ramp check rutin dilakukan baik untuk kendaraan yang masuk Kota Batu maupun kendaraan lokal yang akan beroperasi keluar kota," jelasnya.

Selain pemeriksaan fisik, penekanan diberikan pada kesadaran manajemen PO bus untuk lebih memperhatikan standar keselamatan. Hendry mengungkapkan bahwa respons dari pengemudi bus cukup positif dan mereka mendukung adanya pengawasan yang lebih ketat.

"Dengan pengawasan ini, masyarakat diharapkan bisa lebih selektif memilih bus yang laik jalan dan memiliki administrasi lengkap," tambahnya.

Ramp check yang dilakukan di tempat wisata Kota Batu ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menekan angka kecelakaan. Dishub memastikan akan terus melakukan pengawasan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan wisatawan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow