BPBD Malang Laporkan Total 695 Pengungsi Tersebar di 7 Titik Dampak Erupsi Semeru
Sebagian warga mulai kembali ke rumah setelah kondisi dinilai lebih aman.
LUMAJANG, SJP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melaporkan total 695 warga mengungsi akibat aktivitas erupsi Gunung Semeru pada Kamis (20/11/2025). Data tersebut dihimpun Tim Reaksi Cepat (TRC) PB BPBD Kabupaten Malang hingga pembaruan pukul 16.00 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa ratusan warga Lumajang tersebut tersebar di tujuh titik pengungsian di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.
“Total ada 695 jiwa yang tercatat di tujuh titik pengungsian, mencakup kelompok rentan seperti lansia, balita, ibu hamil, hingga warga yang sedang sakit,” ujar Sadono, Kamis (20/11/2025).
Tujuh titik pengungsian itu meliputi SDN 02 Sumberurip, SDN 04 Supiturang, Pom Mini Supiturang, Balai Desa Oro-oro Ombo, Masjid Nuruljadid Supiturang, Bumdes Sumberurip, dan Masjid Oro-oro Ombo.
Selain kelompok umum, puluhan balita, puluhan lansia, serta beberapa warga dengan kebutuhan khusus terpantau berada di lokasi-lokasi tersebut.
Sadono menyebut, sebagian warga mulai kembali ke rumah pada siang hari setelah kondisi di lapangan dinilai relatif lebih aman.
“Beberapa pengungsi sudah memilih kembali ke rumah masing-masing, namun BPBD tetap melakukan pemantauan situasi secara berkala,” tambahnya.
Kebutuhan mendesak yang masih diperlukan di lapangan meliputi masker, air mineral, serta penyediaan dapur umum, usai Gunung 'Mahameru' ini naik status menjadi 'awas'.
Berdasarkan koordinasi BPBD Kabupaten Malang dengan BPBD Provinsi Jawa Timur, pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak akan segera dilaksanakan oleh BPBD provinsi.
Untuk penanganan lanjutan, BPBD Kabupaten Malang menjadwalkan pengecekan titik pengungsian, koordinasi bersama tim gabungan penanganan darurat, serta standby monitoring kondisi erupsi Semeru.
Sementara itu, pendistribusian logistik telah dilakukan, di antaranya 480 kaleng makanan siap saji, 480 kaleng lauk pauk, 100 paket family kit, 500 selimut, 42 box air mineral BNPB, pakaian untuk pria, wanita, lansia masing-masing 50 paket, serta 100 pcs makanan bayi. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

