Bocah SD Korban Petasan di Jombang Terancam Amputasi Tangan

Korban kini tengah dibayang-bayangi kehilangan tangan kanan setelah petasan yang digenggamnya tiba-tiba meledak

14 Apr 2025 - 14:36
Bocah SD Korban Petasan di Jombang Terancam Amputasi Tangan
Korban ledakan petasan dalam genggaman dievakuasi ke RSUD Jombang. (Foto: Istimewa)

JOMBANG, SJP – Bocah berinisial MH (12), di Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang terancam kehilangan tangan kanannya usai terkena ledakan petasan pada Ahad (13/4/2025).

Usai kejadian, korban sempat mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Mojoagung. Kini korban tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang. 

Direktur RSUD Jombang dr. Ma'murotus Sa'diyah atau yang akrab dipanggil Ning Eyik menyampaikan, korban harus mendapatkan perawatan intensif atas luka serius yang dideritanya. 

"Awalnya dirawat di PKU Muhammadiyah. Semalam dikirim ke RSUD Jombang," ucapnya, Senin (14/4/2025). 

Pihaknya tengah mempersiapkan langkah operasi terhadap tangan MH. Sebab, luka yang dialami korban cukup parah. Bahkan, pihaknya berencana melakukan amputasi.

"Parah mas. Sepertinya harus kehilangan telapak tangan kanan. Akan dilakukan amputasi. Bahayanya mercon seperti itu, agar menjadi kewaspadaan bersama," ungkap Ning Eyik. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kejadian nahas menimpa MH (12). Siswa SD di Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang itu mengalami cedera pada tangan kanannya akibat petasan yang digenggamnya meledak. Peristiwa itu terjadi pada Ahad (13/4/2025) kemarin. 

Polisi menjelaskan, detik-detik meledaknya petasan di tangan MH sempat terekam kamera closed circuit television (CCTV). Tidak ada tanda-tanda menghidupkan petasan saat kawanan anak-anak itu berada di sekitar lokasi kejadian. 

Berdasarkan rekaman CCTV, petasan sempat terlihat mati sebelum akhirnya meledak ketika dipegang oleh korban. Polisi saat ini tengah menelusuri asal petasan tersebut. Namun polisi belum dapat meminta keterangan langsung dari MH.

Kapolsek Sumobito, AKP Bagus Tejo Purnomo membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dijelaskannya, peristiwa ini bermula saat MH dan beberapa temannya bermain di sekitar balai desa. Mereka menemukan petasan yang tampak tidak aktif. Merasa penasaran, MH mengambil petasan tersebut. 

"Namun, saat berada dalam genggamannya, petasan tiba-tiba meledak hebat dan menyebabkan cedera serius pada tangan kanannya," ungkap AKP Bagus, Ahad (13/4/2025). 

Jeritan MH yang kesakitan segera menarik perhatian warga yang kemudian memberikan pertolongan. MH sempat dibawa ke PKU Muhammadiyah Mojoagung untuk perawatan awal. (*) 

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow