Bitcoin Pecah Rekor Tertinggi, MicroStrategy Jadi Katalis Ledakan Pasar Kripto
Pasar kripto mengalami lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH)
Suarajatimpost.com - Pasar kripto mengalami lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di level US$ 105 ribu, didorong oleh sentimen positif dari MicroStrategy.
Berdasarkan data Coinmarketcap pada Senin (16/12/24), pukul 06:26 WIB, kapitalisasi pasar kripto global meningkat 1,34% menjadi mencapai US$ 3,65 triliun dalam 24 jam. Bitcoin (BTC), kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, tercatat naik 3,35% dalam periode yang sama.
Saat ini, harga Bitcoin berada di angka US$ 104.732 per koin atau setara dengan Rp 1,67 miliar (kurs Rp 16.032). Sebelumnya, Bitcoin sempat mencatatkan rekor tertinggi di level US$ 105.087, mengalahkan rekor sebelumnya yang tercatat pada 5 Desember 2024 di harga US$ 103.679.
Ethereum (ETH) juga mengalami lonjakan harga sebesar 1,12%, mencapai US$ 3.915 per koin, sementara Binance Coin (BNB) naik 0,45%, diperdagangkan pada US$ 718 per koin setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di level US$ 793,35 pada 4 Desember 2024.
Dilansir dari Crypronews, Michael Saylor, pendiri MicroStrategy dan seorang pendukung Bitcoin terkemuka, mengungkapkan prediksinya bahwa MARA Holdings, perusahaan penambang kripto, akan menjadi entitas berikutnya yang berhasil masuk ke dalam Nasdaq 100.
Prediksi ini disampaikan setelah Fred Thiel, ketua dan CEO MARA Holdings, memberikan ucapan selamat kepada Saylor atas keberhasilan MicroStrategy yang baru saja bergabung dengan Nasdaq 100.
Pada 14 Desember, Saylor merespons melalui platform X (sebelumnya Twitter) dengan mengatakan, “Terima kasih Fred. Saya memperkirakan $MARA akan menjadi yang berikutnya.”
MicroStrategy, dengan kapitalisasi pasar mencapai US$ 94,77 miliar pada 13 Desember, akan resmi bergabung dengan Nasdaq 100 pada 23 Desember 2024. Keanggotaan dalam indeks Nasdaq 100 ini menandakan bahwa perusahaan tersebut termasuk dalam 100 perusahaan non-keuangan teratas di bursa Nasdaq berdasarkan kapitalisasi pasar.
Di sisi lain, MARA Holdings, yang memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 7,32 miliar, juga tengah berusaha keras untuk mencapai tujuan yang sama. Thiel menyatakan, "Kami bekerja keras untuk sampai di sana."
MARA Holdings telah menunjukkan komitmen besar dalam berinvestasi di Bitcoin, dengan lebih dari US$ 600 juta diinvestasikan dalam Bitcoin dalam dua bulan terakhir, berdasarkan pengajuan resmi ke Securities and Exchange Commission (SEC) pada 2 Desember.
Saham MARA juga mencatatkan kinerja positif, dengan harga penutupan pada US$ 22,73 pada 13 Desember, mengalami kenaikan 16,74% dalam enam bulan terakhir. (**)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

