Pupuk Petrokimia Gresik Integrasikan AI dan IOT untuk Optimalkan Pengantongan Produksi 6,4 Juta Ton
Smart Bagging Ecosystem sekaligus upaya nyata Petrokimia Gresik beradaptasi dalam menghadapi industri 5.0.
GRESIK, SJP — Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mengungkap langkah strategisnya dalam membangun ekosistem berbasis teknologi yang mengintegrasikan Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) untuk pengantongan atau bagging.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob di Gresik, menyampaikan bahwa kinerja pengantongan itu diluncurkan dengan nama Smart Bagging Ecosystem mampu mengoptimalkan kapasitas produksi pupuk 6.442.564 ton dalam setahun, yang terdiri dari produk pupuk bersubsidi, pupuk nonsubsidi, dan produk nonpupuk.
"Smart Bagging Ecosystem sekaligus upaya nyata Petrokimia Gresik beradaptasi dalam menghadapi industri 5.0," kata Daconi, dalam keterangannya, Minggu (12/10/2025).
Daconi menjelaskan, Smart Bagging Ecosystem memiliki fitur-fitur yang modern, antara lain Early Warning System (EWS) yang dirancang dengan memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan quality control dalam line pengantongan pupuk.
Sistem ini secara real-time juga mendeteksi kesesuaian kode pada bag pupuk dengan standar quality. Jika terjadi ketidaksesuaian atau kesalahan kode produk, sistem akan memberikan notifikasi kepada operator untuk dilakukan koreksi.
Ia juga menyebut, Smart Bagging Ecosystem juga dilengkapi dengan fitur Smart Stitch Detection yang dirancang untuk memantau kualitas jahitan karung. Sistem yang juga menggunakan teknologi AI ini akan mengirim peringatan kepada operator apabila terjadi ketidaksesuaian jahitan sehingga segera dilakukan tindakan korektif.
Fitur modern selanjutnya adalah Smart Color Fertilizer yang disematkan untuk memantau kualitas dan konsistensi warna pupuk di area pengantongan. Fitur ini menggunakan sensor atau kamera berbasis teknologi image processing untuk memastikan warna pupuk sesuai standar.
Terakhir, fasilitas ini memiliki fitur Smart Bagging System yang merupakan sistem cerdas yang dirancang untuk menstabilkan berat produk pupuk selama proses pengemasan secara real time. Sistem ini bekerja dengan mengumpulkan data dari sensor tekanan dan tegangan, memprediksi potensi penyimpangan berat produk, dan secara otomatis menyesuaikan parameter sensor berdasarkan prediksi tersebut.
Smart Bagging Ecosystem juga dilengkapi fitur teknologi AI Enhanced Monitoring System dan Smart Robo Safety yang mampu mendukung operator, pekerja bongkar muat, dan driver untuk senantiasa disiplin menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
"Pengantongan menjadi tahapan yang cukup vital bagi pendistribusian pupuk untuk petani, baik itu pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi. Proses ini menjamin atau menjaga kualitas pupuk bersubsidi hingga di tangan petani," pungkas Daconi.
Sistem pengantongan Petrokimia Gresik ini mendapatkan apresiasi di tingkat nasional dengan meraih "The Best Performer Bagging Operation for Supply Chain Excellence of the Year" di ajang Indonesia Logistics Awards (ILA) 2025. ILA diselenggarakan oleh Supply Chain Indonesia (SCI) sebagai penghargaan nasional untuk individu, perusahaan, dan institusi yang menunjukkan prestasi, kinerja unggul, dan kontribusi signifikan dalam perkembangan logistik nasional. (*)
Editor: Danu
What's Your Reaction?

