Biger A. Maghribi Pamit dari OJK Malang, Sinergi dengan Media Tetap Berlanjut
OJK Malang menggelar Buka Puasa Bersama Media sekaligus rilis Siaran Pers Februari 2025, serta memaparkan program GERAK Syariah 2025 untuk literasi keuangan syariah.
KOTA MALANG, SJP — Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Biger Adzanna Maghribi, berpamitan kepada awak media dalam acara Buka Puasa Bersama Media di Zocco Heritage, Malang, Minggu (9/3/2025).
Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan bahwa dirinya akan berpindah tugas ke Jakarta yang rencananya menjadi Deputi Direktur Perizinan di Kantor OJK Jabodebek.
"Saya Insyaallah akan bertugas di Kantor OJK Jabodebek. Terima kasih atas sinergi dan kerja sama yang luar biasa selama ini. Tetap jaga silaturahmi dan saya berharap hubungan baik dengan media tetap terjalin demi mendukung literasi keuangan yang lebih luas," ujarnya, Ahad (9/3/2025)
Dalam acara yang juga dirangkaikan dengan rilis Siaran Pers Februari 2025, Biger menegaskan pentingnya peran media dalam menyebarluaskan informasi terkait sektor jasa keuangan, termasuk perlindungan konsumen dan edukasi keuangan syariah yang terus dikembangkan OJK.
Salah satu program literasi yang menjadi perhatian adalah GERAK Syariah 2025 yang mengusung tema "Ramadan Bermakna Bersama Keuangan Syariah". Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah, terutama bagi kelompok rentan seperti anak yatim.
OJK Malang bekerja sama dengan Baznas Kota Malang untuk memberikan literasi keuangan kepada 1.000 anak yatim dalam acara bertajuk Gebyar GERAK Syariah: Cinta Produk Keuangan Syariah.
Selain itu, OJK juga menggelar berbagai kegiatan edukasi, mulai dari literasi keuangan bagi kelompok rentan, podcast tentang modus keuangan ilegal, talk show radio mengenai produk keuangan syariah, hingga pelatihan bagi takmir masjid se-Kota Pasuruan.
Untuk semakin menarik minat masyarakat, GERAK Syariah 2025 juga menghadirkan kompetisi islami seperti lomba kultum, reels, dan seni hadrah. Kampanye edukasi digital turut diperkuat melalui program Kejar Barokah yang mengajak masyarakat mengenal dan memahami produk keuangan syariah secara lebih dalam.
Di tengah semakin maraknya penipuan berkedok investasi syariah, OJK Malang mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dalam bertransaksi.
"Kami mengajak masyarakat untuk lebih selektif terhadap tawaran investasi yang tidak jelas, apalagi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Pastikan hanya bertransaksi dengan lembaga keuangan syariah yang resmi dan terdaftar di OJK," tambah Biger.
Dengan adanya GERAK Syariah 2025 dan sinergi yang terus terjalin dengan media, OJK Malang berharap semakin banyak masyarakat yang memahami manfaat keuangan syariah serta terhindar dari praktik keuangan ilegal. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

