Biadab! Ayah di Tuban Tega Perkosa Anak Kandung, Ibu Lapor Polisi
Biadab. Ayah kandung di Tuban nekad gagahi anak kandung sendiri usai diceraikan Istri. Mirisnya, aksi bejat itu di lakukan berungkali dan stelah di laporkan polisi pelaku melarikan diri .
TUBAN, SJP - Biadab. Seorang ayah kandung berinisial PH (37 )warga asal Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban diduga tega memperkosa anak sendiri berinisial DA (15) hingga berulang kali.
Sang ibu kandung, berinisial S, tak terima atas perbuatan mantan suaminya yang tak senonoh terhadap anaknya sendiri, dan melapor ke Polres Tuban.
Ia mengatakan, kasus pemerkosaan yang menimpa anaknya itu terjadi sejak tahun 2024, hingga awal bulan Maret 2025 di rumahnya.
Aksi bejat itu, ungkap S ibu kandung korban, dilakukan oleh pelaku saat dirinya sedang tidak ada di rumah, karena tengah bekerja di Surabaya. S dan suaminya juga diketahui telah bercerai. Karena perceraian itu, korban hanya tinggal serumah bersama pelaku.
Sementara, kasus ini terkuak setelah korban DA sempat kabur dari rumah. Ia mengaku tidak betah diperlakukan seperti itu oleh ayah kandungnya sendiri. Korban kemudian menceritakan kejadian ini kepada nenek dan kakeknya juga ibunya .
Sementara itu HJ seorang tokoh masyarakat yang juga ikut mendampingi korban mengatakan, kasus itu sudah dilaporkan ke polisi oleh S ibu korban pada Kamis tanggal 6 Maret 2025 lalu.
Dua minggu setelah dilaporkan, pelaku malah kabur dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Ia berharap agar kasus ini segera ditangani dan pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saya minta pelaku secepatnya ditangkap agar bisa merasakan apa yang dirasakan anakku. Biadap, sudah tidak manusia lagi tapi hewan," ungkap S ibu kandung korban Kepada Suarajatimpost, Selasa (14/4/2025).
Lanjutnya, PH melakukan pemerkosaan pernah dengan kondisi mabuk. Korban yang berusaha berteriak dibungkam mulutnya, karena korban ingin meraikan diri, pintu dikunci dan HP korban dirampas.
"Anak saya sudah tidak mau sekolah lagi, karena mengalami trauma. Saya ingin anak saya kembali seperti semula mau bergaul bersama temannya," harap sang ibu.
"Bingung, saya harus bagaimana dan apa yang harus saya lakukan. Saya sudah lelah mondar mandir ngurusin musibah yang menimpa anak saya, sementara saya harus mencari kerja untuk menyambung hidup," keluh ibu korban.
Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polres Tuban, Ipda Febri Bachtiar Irawan, mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku, karena pelaku melarikan diri dan masih dalam pengejaran.
"Kami telah menerima laporan dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak. Sampai saat ini kami masih melakukan pencarian pelakunya," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

