Monev Pusat Informasi Megalitikum, Wabup Bondowoso Bakal Rebranding Pariwisata di Bumi Ki Ronggo
Pihaknya, akan terus berupaya untuk mengembangkan potensi pariwisata di Bondowoso melalui berbagai program, termasuk rebranding, penyelenggaraan event, dan digitalisasi situs pariwisata.
BONDOWOSO, SJP – Sebagai wilayah yang memiliki ribuan peninggalan zaman megalitikum, yang tersebar hampir di semua kecamatan, Kabupaten Bondowoso memiliki destinasi wisata sejarah dan edukasi.
Pusat destinasi wisata zaman pra sejarah ini, berada di Desa Pekauman Kecamatan Grujugan yang saat ini oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso diabadikan menjadi Pusat Informasi Megalitikum Bondowoso (PIMB).
Bahkan, saat ini ribuan peninggalan sejarah di zaman megalitikum yang tersebar di Kabupaten Bondowoso, kini bisa disaksikan melalui sebuah layar digital oleh wisatawan yang ingin berwisata edukasi mengenal benda, struktur dan bangunan pra sejarah.
Sekira 1.460 peninggalan zaman megalitikum yang tersebar hampir di semua wilayah di Bumi Ki Ronggo, kini bisa dilihat melalui virtual megalitik yang disediakan oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bondowoso.
Gambar tiga dimensi yang disediakan dalam sebuah layar lebar, memudahkan bagi pengunjung yang datang ke Pusat Informasi Megalitik Bondowoso (PIMB) di Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, untuk mengenali peninggalan megalitikum.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati layanan virtual megalitik ini, nantinya cukup menggunakan dua kacamata yang sudah disiapkan. Pengunjung bisa melihat ribuan peninggalan zaman megalitikum yang sudah dibagi dalam 8 situs.
Untuk memastikan perkembangan dan potesni PIMB ini, Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Safi’i melakukan monitoring dan evaluasi, bersama Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) pada Selasa (15/4/2025).
Wakil Bupati Bondowoso menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk meningkatkan sektor pariwisata daerah.
“Kami berharap pariwisata Bondowoso tidak hanya menjadi daya tarik wisata lokal, tetapi juga mampu menarik wisatawan internasional,” ungkapnya usai meninjau PIMB.
Pihaknya, akan terus berupaya untuk mengembangkan potensi pariwisata di Bondowoso melalui berbagai program, termasuk rebranding, penyelenggaraan event, dan digitalisasi situs pariwisata.
“Kami tengah melakukan rebranding pariwisata Bondowoso, penyelenggaraan event pariwisata nasional dan internasional, penyediaan perjalanan wisata yang nyaman, optimalisasi potensi sektor pariwisata melalui digitalisasi situs pariwisata dan kebudayaan,” jelasnya.
Wakil Bupati Bondowoso menekankan, pengembangan sektor pariwisata ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bondowoso.
“Kami berharap untuk mendukung promosi pariwisata, Dinas Kominfo bisa mengembangkan aplikasi dan video yang akan digunakan untuk mempromosikan wisata desa melalui publikasi digital,” harapnya.
Sekadar diketahui, dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Bondowoso didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Staf Ahli Bupati, Kepala Disparbudpora, Kepala Dinas Kominfo, Kalaksa BPBD, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

