Berkah Ramadan, Perajin Kaligrafi Lukis Bakar di Lumajang Banjir Pesanan

Lukisan kaligrafi tidak hanya untuk karya seni islami tapi juga peluang bisnis yang menguntungkan.

12 Mar 2025 - 07:01
Berkah Ramadan, Perajin Kaligrafi Lukis Bakar di Lumajang Banjir Pesanan
Salah satu perajin kaligrafi dari Desa Sumberwringin, Kecamatan Klakah. (Beritasatu/SJP)

LUMAJANG, SJP - Menjelang Idulfitri, perajin kaligrafi lukis bakar di Lumajang, Jawa Timur mendapatkan berkah karena melonjaknya permintaan dari  masyarakat umum, maupun pemilik toko terhadap karya seni yang dijadikan hiasan untuk dinding rumah ini.

Salah seorang perajin dari Desa Sumberwringin Kecamatan Klaka, Muhammad Rizal, mendapat banyak pesanan mulai dari pertengahan Ramadan. Lukisan kaligrafinya juga sangat disukai oleh beberapa tokoh seperti kiai, guru dan habib.

"Alhamdulillah, pesanan meningkat saat Ramadan. Kebanyakan pelanggan adalah tokoh masyarakat," kata Rizal, kepada beritasatu, Selasa (11/3/2025). 

Lukisan kaligrafi ini memiliki keunikan tersendiri yang terletak pada teknik pirografinya. Yaitu menggunakan metode khusus dalam menghiasi kayu dengan cara membakar menggunakan alat khasnya.

Hasilnya, memang terlihat sederhana, namun elegan dengan lukisannya lebih awet dan tidak pudar dibandingkan kaligrafi yang menggunakan kombinasi banyak warna.

Proses pengerjaan memakan waktu sekitar 2-3 hari dilihat dari tingkat kesulitannya. Kaligrafi ini dihargai secara variasi mulai dari Rp 150 ribu sampai Rp 500 ribu, tergantung ukuran dan juga jenis kayu yang digunakan.

"Pengerjaannya 2-3 hari, tergantung tingkat kesulitan,” ujarnya.

Salah seorang pelanggan kaligrafi lukis bakar, Nizar, merasa tidak dikecewakan dengan hasil lukisan yang sudah ia beli dengan harga yang mudah dijangkau.

"Harganya standar, Rp150.000 sudah dapat lukisan bagus seperti ini. Bisa mempercantik ruangan saat Lebaran,” ucap Nizar.

Di lihat dari melonjaknya permintaan kaligrafi lukis bakar ini , menjadikan lukisan ini tidak hanya untuk karya seni Islami, tapi juga peluang bisnis yang menguntungkan. (**)

Penulis: Maria Karolina Bupu, mahasiswa magang merdeka Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow