Berawal dari Iseng, Siswa MTs di Blitar Hasilkan Uang Puluhan Juta dari Menjual Karakter Animasi
Al Divi Rarindrayana (16) seorang pelajar Mts di Kota Blitar hasilkan uang dolar dari menjual karakter animasi game roblok. Padahal, ia dulunya hanya iseng main-main game roblok, dan kini malah bisa menghasilkan cuan.
KOTA BLITAR, SJP—Bermain game yang awalnya hanya iseng, ternyata bisa menghasilkan cuan. Hal ini dialami oleh Al Divi Rarindrayana (16), pelajar MTs asal Jalan Kenari, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
Mulanya dia hanya iseng bermain game roblok. Kini Al Divi Rarindrayana mampu menghasilkan dolar dari membuat karakter animasi game roblok.
Dia mengaku mulai menyukai game roblok sejak kelas 1 SD saat dirinya berusia 8 tahun. Namun dia baru serius membuat karakter animasi game roblok untuk dijual pada September 2024 lalu.
Saat itu karakter animasi yang dia dibuat berupa jalan, lari, lompat dan dibeli oleh klien dari luar negeri. Seperti Amerika dan Eropa.
"Awalnya itu saya cuma iseng main game, dan ternyata kok bisa menghasilkan. Menurut saya ini biasa dan gampang, tapi ternyata banyak yang apresiasi, saya nggak nyangka," ceritanya, Senin (9/6/2025).
Setelah berhasil membuat karakter animasi game roblok dan terjual, tiba-tiba Divi sempat merasa ragu.
Namun, berkat adanya dukungan dari kedua orang tua, pada bulan Januari 2025 Divi mulai serius untuk membuat karakter animasi game roblok dan dijual kepada klien yang ia temui secara online di komunitas penghobi game roblok.
Karakter animasi game roblok yang dia buat dijual dengan harga bervariasi. Mulai dari USD8 dolar hingga USD60 dolar.
"Kalau harga jualnya itu berbeda-beda, tergantung dengan permintaan dan tingkat kesulitan yang saya alami saat mengerjakan pesanan," ujarnya.
Karena masih duduk di bangku MTs, Divi biasanya mengerjakan pesanan karakter animasi saat tidak ada tugas sekolah. Bisanya, dia membutuhkan waktu selama dua sampai tiga jam untuk mengerjakan pesanan karakter animasi.
"Nggak pernah kursus, saya belajar otodidak. Awalnya buat untuk main sendiri, terus saya melihat animasi orang lain itu suka, dan akhirnya saya pelajari sendiri," kata dia.
Dari keisengannya ini, Divi kini mendapatkan penghasilan jutaan hingga puluhan juta. Dia juga sempat merasakan mendapatkan penghasilan jutaan dalam kurun waktu sebulan. Uang itu digunakan membeli perangkat komputer untuk membuat karakter animasi game yang harganya sekitar Rp16 juta.
"Pernah satu bulan penghasilan saya kalau di rupiahkan itu mencapai dua digit atau puluhan juta. Tapi saya capek sekali waktu itu, jadi sekarang rata-rata satu digit," pungkasnya.
Sementara itu, Jodi Narendradata yang merupakan ayah kandung Al Divi Rarindrayana, menyebut bahwa awalnya ia hanya mengarahkan kepada sang anak untuk memilih satu game untuk dimainkan.
Karena menurutnya, jika terlalu banyak game yang dimainkan, dia tidak akan fokus. Dari situ, Divi mulai tertarik bermain di game roblok dan akhirnya bisa membuat karakter animasi hingga dijual ke pelanggannya di luar negeri.
"Kalau minat di komputer itu sudah sejak usia empat tahun sudah biasa otak atik komputer," imbuh dia. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

