Jerit Pilu Anak Kecil Korban Ledakan Mobil di Sukomoro Nganjuk

Mobil yang mengangkut tiga orang penumpang tersebut tiba-tiba meledak dan terbakar hebat hingga mengakibatkan seorang anak kecil mengalami luka bakar serius.

11 Jul 2026 - 14:30
Jerit Pilu Anak Kecil Korban Ledakan Mobil di Sukomoro Nganjuk
Petugas Damkar saat mematikan api di mobil yang terbakar (Foto: Kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP – Sebuah insiden kebakaran hebat menimpa satu unit mobil Daihatsu Taruna dengan nomor polisi AB 1748 MD di depan Pom Bensin (SPBU) Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (11/7/2026) siang. 

Mobil yang mengangkut tiga orang penumpang tersebut tiba-tiba meledak dan terbakar hebat hingga mengakibatkan seorang anak kecil mengalami luka bakar serius.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 13.30 WIB ini sempat mengejutkan warga sekitar serta para pengendara yang melintas di jalur tersebut.

Komandan Regu (Danru) Pos Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk, Aris Afandi, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Namun, akibat material yang mudah terbakar, api dengan cepat melahap seluruh badan kendaraan.

"Setelah kami tiba di tempat, api sudah sangat besar. Kami kemudian berupaya keras untuk memadamkan api tersebut," ujar Aris saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Sabtu (11/7/2026).

Proses pemadaman sempat terkendala karena petugas menemukan jeriken-jeriken berisi bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin di dalam mobil. Amukan si jago merah baru berhasil dijinakkan setelah satu jam penanganan.

Terkait penyebab pasti kebakaran, pihak Damkar menduga adanya hubungan arus pendek pada sistem kelistrikan mobil tersebut.

"Kemungkinan penyebabnya karena korsleting listrik," pungkas Aris.

Berdasarkan keterangan saksi Prianto, salah seorang petugas SPBU yang menjadi saksi mata di lokasi, mobil tersebut baru saja melakukan pengisian BBM di SPBU Sukomoro sebelum akhirnya mengalami musibah di tengah jalan.

"Saya tidak tahu kejadian tepatnya bagaimana, tahu-tahu mobil itu sudah di tengah jalan dan meledak, lalu terbakar," ungkap Prianto.

Ia menambahkan, mobil tersebut ditumpangi oleh tiga orang yang terdiri dari sopir, seorang pria dewasa, dan seorang anak kecil. Akibat ledakan ini, sang anak dilaporkan mengalami luka bakar cukup serius di bagian lengan dan langsung dilarikan ke Puskesmas Sukomoro untuk mendapatkan perawatan intensif.

Menanggapi spekulasi warga mengenai temuan jeriken di dalam mobil, Prianto dengan tegas membantah bahwa pihak SPBU melayani pembelian BBM menggunakan wadah ilegal tersebut. Ia menegaskan pengisian dilakukan secara normal langsung ke tangki kendaraan.

"Kalau isi bensinnya ya di tangki. Sini kan jeriken tidak boleh," kata Prianto.

Hingga saat ini, kasus kebakaran tersebut tengah ditangani oleh pihak berwenang guna memastikan kronologi kejadian, penyebab pasti ledakan, serta total kerugian material yang ditimbulkan. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow