Begini Cara Polwan Pulihkan Trauma Korban Selamat KMP Tunu Pratama Jaya

Polwan Polresta Banyuwangi dampingi korban selamat KMP Tunu Pratama Jaya dengan trauma healing di Posko Ketapang

04 Jul 2025 - 19:16
Begini Cara Polwan Pulihkan Trauma Korban Selamat KMP Tunu Pratama Jaya
sumber foto ( Humas Polda Jatim)

BANYUWANGI,SJP – Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) dari Polresta Banyuwangi diterjunkan untuk mendampingi para korban selamat dalam kecelakaan tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya.

Pendampingan ini dilakukan di Posko Ketapang Banyuwangi untuk memberikan dukungan psikologis kepada para korban, terutama perempuan dan anak-anak yang masih trauma setelah kejadian di Selat Bali.

Polwan Polresta Banyuwangi mendekati para korban dengan cara yang ramah, seperti mengajak berbicara, mendengarkan cerita mereka, dan memberi semangat agar mereka bisa kembali pulih.

"Kami ingin memastikan bahwa para korban tidak hanya selamat secara fisik, tapi juga pulih secara psikis," ujar Brigadir Putri Anita, salah satu Polwan yang ikut mendampingi korban, Kamis (3/7/2025).

Kegiatan pendampingan ini tidak hanya dilakukan sekali, tapi terus berlanjut agar para korban benar-benar bisa pulih secara menyeluruh.

Kehadiran Polwan di lokasi juga mendapat sambutan baik dari keluarga para korban. Pendekatan yang penuh empati ini dianggap sangat membantu meringankan beban psikologis para korban.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, menyampaikan rasa duka atas musibah tenggelamnya kapal tersebut. Ia memastikan semua personel Polresta Banyuwangi dikerahkan untuk membantu proses pencarian, evakuasi, dan pendampingan korban.

"Kami turut berduka cita yang mendalam atas korban meninggal dunia dalam peristiwa ini," ucap Kapolresta, Jumat (4/7/2025).

Ia juga memastikan bahwa seluruh korban yang selamat akan mendapatkan penanganan maksimal, mulai dari evakuasi, pemeriksaan kesehatan, hingga pendampingan psikologis.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, yang ikut mendampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto saat meninjau proses evakuasi, mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan musibah ini.

"Ini adalah kerja bersama. Kami sangat mengapresiasi seluruh unsur yang bahu-membahu sejak awal kejadian. Kolaborasi inilah yang memungkinkan upaya pencarian dan penanganan korban berjalan efektif," kata Kombes Abast.

Ia menambahkan, kehadiran Polwan untuk memberikan trauma healing adalah bentuk kepedulian polisi terhadap kondisi mental para korban.

"Polisi juga membuka jalur komunikasi dengan keluarga korban dan memastikan informasi yang disampaikan valid, cepat, dan empatik," jelas Kombes Abast.

Ia berharap, semua proses ini dapat memberi ketenangan dan kepastian bagi keluarga korban yang masih menunggu kabar orang-orang terdekat mereka. (**)

Editor : Rizqi Ardian
Sumber:
Humas Polda Jatim

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow