Kasus Bayi Meninggal Dunia di RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik, Bukan Kelalaian dan Berakhir Damai

Kasus bayi meninggal dunia di RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik, Kabupaten Gresik, menemui babak akhir. Kasus ini merupakan miss komunikasi. Kedua pihak, rumah sakit dan orangtua bayi berdamai.

04 Jul 2025 - 18:21
Kasus Bayi Meninggal Dunia di RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik, Bukan Kelalaian dan Berakhir Damai
Suasana RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP — Kasus bayi meninggal dunia di Rumah Sakit Islam (RSI) Nyai Ageng Pinatih Gresik, Kabupaten Gresik, menemukan titik terang dan berakhir damai. Orangtua bayi berinisial D warga Kecamatan, Gresik, Kabupaten Gresik, itu enggan melanjutkan permasalahan ini.

Ia yang sempat menduga kelalaian pihak rumah sakit menjadi penyebab meninggal dunia buah hatinya, itu ternyata tidak benar. 

Pihak keluarga juga sudah memastikan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Gresik, bahwa penanganan pasien bayinya sudah sesuai prosedur. 

"Kita sudah ke BPJS Kesehatan beberapa hari lalu untuk memastikan penanganan bayi saya sudah sesuai prosedur," kata D, kepada Suarajatimpost.com, Jumat (4/7/2025).

Dia menyayangkan, pihak rumah sakit tidak memberikan alasan lengkap terkait kematian bayinya sehingga menimbulkan dugaan yang belum pasti ketidakbenarannya. Tak dipungkiri kekecewaan masih dirasakan pihak keluarga atas penanganan yang dinilai juga masih kurang maksimal.

Meski begitu, ia mengaku sudah ikhlas atas kepergian buah hatinya yang dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 19 Juni 2025.

Sementara itu, Direktur RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik, dr. Abdul Rokhim, mengungkap jika penanganan pasien bayi tersebut sudah sesuai kebutuhan dan prosedur.

Rokhim juga menyampaikan, perihal upaya RSI Nyai Ageng Pinatih sudah maksimal menangani pasien. 

Ia menceritakan, penanganan dari Dokter Spesialis Obgin dr.Wulan sudah melakukan operasi cyto (segera) pukul 00.30 WIB dengan kondisi penyelamatan janin gawat darurat. 

"Upaya maksimal sudah dilakukan oleh RSI Pinatih Gresik dengan melakukan penanganan kegawatan bayi sesuai prosedur medis dan keperawatan, namun upaya RSI Nyai Ageng Pinatih sebatas berupaya maksimal. Perihal hasil akhir yang menentukan adalah yang maha Kuasa," ungkap Rokhim. 

Pihaknya juga menyampaikan permintaan maaf terkait sikap atau kesalahpahaman komunikasi terhadap pasien.

"Mungkin ada komunikasi maupun sikap dari petugas RSI Pinatih kepada keluarga pasien yang dirasa belum sesuai harapan dari RSI Nyai Ageng Pinatih mohon maaf," tambahnya. 

"Dan sebagai rumah sakit yang sudah mendapatkan predikat bintang lima Akreditasi Paripurna dari Lembaga Akreditasi yang diakui oleh Kemenkes Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit, maka RSI Nyai Ageng Pinatih berupaya memberikan manfaat untuk masyarakat luas serta berusaha memberikan layanan terbaik sesuai standar medis dan keppungkasnya.ng berlaku," pungkasnya.(*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow