Baznas Bondowoso Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa di 23 Kecamatan, Dana Tersalurkan Rp130 Juta
Baznas Bondowoso menyalurkan santunan kepada ratusan anak yatim dan dhuafa di 23 kecamatan melalui kegiatan Gebyar Ramadan 1447 H dengan total dana sekitar Rp130 juta.
BONDOWOSO, SJP – Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengapresiasi kegiatan Gebyar Ramadan 1447 H bertajuk Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Dhuafa yang digagas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bondowoso. Kegiatan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid melalui Asisten I Sekretariat Daerah, Solikin menyampaikan, kegiatan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bondowoso tahun 2025–2030, yakni mewujudkan daerah yang tidak hanya maju dari sisi infrastruktur, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang kuat.
“Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan sosial dan semangat gotong royong. Kita ingin membangun Bondowoso yang inklusif, di mana tidak ada anak yatim maupun kaum dhuafa yang merasa ditinggalkan dalam pembangunan daerah,” ujar Solikin saat membacakan sambutan Bupati di Pendopo Raden Bagus Assra, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut santunan disalurkan kepada ratusan penerima manfaat yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Bondowoso. Penyaluran bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menghadirkan kebahagiaan Ramadan yang dapat dirasakan hingga ke pelosok desa.
“Sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, para muzakki, dan masyarakat ini menjadi jembatan keberkahan antara pihak yang memberi dan yang menerima manfaat,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga memberikan apresiasi kepada Baznas yang dinilai konsisten menjadi mitra strategis dalam membantu pengentasan kemiskinan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan amanah.
Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya berhenti pada penyaluran santunan, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kepedulian sosial yang lebih luas, khususnya bagi para pengusaha maupun aparatur sipil negara untuk terus menunaikan zakat.
“Semoga kegiatan ini menjadi pemantik semangat kepedulian bersama, sehingga Bondowoso benar-benar menjadi rumah yang ramah bagi semua,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Bondowoso Akhmadi menjelaskan, kegiatan santunan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan seluruh kecamatan di wilayah setempat.
“Pada hari ini kegiatan dilaksanakan di 23 kecamatan. Namun untuk kecamatan yang lokasinya dekat, sebagian penerimanya kami tarik ke pendopo,” ujarnya.
Ia menuturkan, setiap kecamatan menyalurkan santunan kepada 10 anak yatim dan 10 dhuafa. Dengan jumlah 23 kecamatan, total penerima dari kategori tersebut mencapai 230 orang.
Selain itu, bantuan juga diberikan kepada kelompok penerima lainnya seperti dari unsur Nahdlatul Ulama melalui Nurut Tholabah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta tambahan penerima dari Kementerian Agama yang dijadwalkan pada kegiatan berikutnya.
“Besok bersama Kemenag juga akan ada santunan untuk sekitar 100 dhuafa,” katanya.
Secara keseluruhan, dana yang disalurkan dalam kegiatan santunan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp130 juta.
Adapun bantuan yang diberikan kepada anak yatim berupa uang tunai sebesar Rp200 ribu per orang. Sementara bagi dhuafa diberikan paket sembako yang berisi beras, kecap, dan mi instan.
“Untuk anak yatim bentuk bantuannya uang tunai Rp200 ribu. Sedangkan dhuafa menerima paket sembako,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan santunan tersebut dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Harapan kami melalui kegiatan ini dapat membantu anak yatim dan kaum dhuafa dalam menyambut Lebaran,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

